Cerita Kelam Aisyah

Cerita Kelam Aisyah

  • WpView
    Reads 74,772
  • WpVote
    Votes 2,083
  • WpPart
    Parts 56
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 9, 2019
Aisyah tak pernah menyangka bahwa iya telah di butakan yang namanya Cinta. Hitungan bulan iya jalani bersama Egi sang kekasih, ternyata berujung kepahitan dan luka dalam hati Aisyah. Aisyah kembali terpuruk dan lebih menutup diri. Ia tak tau apa dosa yang dulu pernah iya lakukan sehingga ia menerima cobaan seperti ini. Ataukah ini cobaan bagi seseorang yang berhijrah dari Agama yang tidak mengenal Allah?. Aisyah terus meratapi yang terjadi pada dirinya, ia merasa terlalu bodoh sehingga lupa Allah akan murka padanya. Melukai dirinya sendiri itu yang Aisyah lakukan dikala kejadian memilukan itu teringat kembali. berputar di otaknya bagai kaset yang kusut. Kemana Aisyah meminta pertolongan? Aisyah merasa malu menghadap Allah. Penyesalan itulah yang tersisa pada diri Aisyah
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ustadzah Assyifa✔️
  • Tak Seindah Lagu Cinta
  • Saat Aku Bersamamu (Tamat)
  • SASHI
  • Cahaya Di Ujung Penantian
  • DALAM DIAMKU ADA CINTANYA {END}
  • Takdir Cinta di Bawah Cahaya Ramadhan [END]✓
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Dzikir Cinta (Selesai)
  • Yang Pernah Patah

Jangan lupa follow sebelum baca..! Kisah seorang wanita yang begitu tegar menjalani ujian hidup yang mendera nya. Pernah mengecap manisnya pernikahan namun juga Pahitnya perceraian. Namun takdir Allah memang akan selalu berbuah manis bagi mereka hamba yang sabar. Karena pada akhirnya Dia akan di pertemukan dengan sosok Lelaki yang tepat. " Lalu bagaimana bisa Pernikahan di lanjut Jika mempelai Pria nya saja tidak ada..!" kata Pak Imron selaku ayah Syifa dengan gundah. Syifa hanya bisa meringis dalam pelukan Ibu nya. Sejak awal dia memang punya firasat tidak enak tentang perjodohan ini. Dia memang Janda tapi bukan berarti bisa dipermainkan seenaknya. " Tunggu dulu Pak Imron..!" Sergah Bu Nyai sambil tersenyum jumawa. " Daripada di batalkan, bagaimana jika kita lanjutkan saja pernikahan ini dengan mempelai Pria lainnya.. Yang Insyaa Allah jauh lebih baik dari Pria itu.." Syifa membelalakan mata nya tak percaya dan merasa ini adalah sebuah lelucon ketika dia dinikahkan dengan seorang Lelaki yang pernah menjadi anak didik nya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines