Wit
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 22, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Dulunya, dia hanya segelintir orang yang bermodal nekat saja. Tak ada uang. Hanya ada dingin malam dan panas siang. Hanya ada teman-teman senasib. Hanya ada potongan kain lusuh yang dibuat seadanya menjadi pakaian. Kalau ia pikir-pikir bagaimana orang-orang yang melintas di depan gang itu memakai pakaian layak, tas bagus serta jaket yang pasti hangat. Oh, itu mungkin rasanya luar biasa enak. Secercah harapan muncul di beluk relung dadanya. Ia butuh kemajuan. Butuh kehangatan. Butuh dukungan. Dan ia mendapatkanya. Teman-temannya di sini. Senasib. Serupa. Sepemikiran. BY : R A D O N STORY
All Rights Reserved
#281
sick
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AlReGa [END]√
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Our Times (Completed)
  • A Fractured Soul
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • Amsterdam Girl
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Dari Luka Untuk Tawa✓
  • Breathe

~Cover by syfrat~ Kita saudara. Kita sahabat. Dan kita selamanya. Apapun yang terjadi kita hadapi bersama. Alexander Valdino Apa janji itu sudah ga ada artinya? Bertahun-tahun kita bersama, sekarang hancur cuma karena masalah sepele. Come on man. Berfikirlah lebih dewasa. Galih Erland Apa lo bilang? Masalah sepele? Lo bodoh karena percaya sama DIA! Gue kecewa karena lo lebih milih bajingan ini daripada gue. Revano Leonard Cukup! Kalian gak tau apa alasan dari semua ini. Cukup gue yang tau. Cukup gue yang sakit. Cukup gue yang terluka. Lakukan apapun yang kalian anggap baik. Gue tetap pegang janji itu. Bahkan gue rela mempertaruhkan apapun demi kalian. *Revisi setelah tamat

More details
WpActionLinkContent Guidelines