Senja Terakhir Raina

Senja Terakhir Raina

  • WpView
    Reads 286
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 29, 2019
Teruntuk senja yang teramat dirindu bumi menautkan indah itu ditepi langit barat, memanjakan berjuta pasang mata yang senantiasa menengadah mengagumi keindahannya hingga sejenak melupakan damainya bumi yang perlahan menggelap, baru saja sang mentari meninggalkan lelah menuju tempat peristirahatannya, tepat saat gelap itu menyapaku saat aku tengah terbuai akan indahnya senja. Terkadang aku pernah bermimpi untuk dapat menikmati indahnya bulan dan bintang suatu hari nanti, hanya saja Tuhan terlampau baik, hingga Ia menciptakan malam istimewa untukku yang hanya kegelapan yang mampu ku nikmati. Sekalipun aku tidak pernah mengenali keindahan malam yang selalu mereka katakan, yang aku kenal tentang malam hanyalah gelap. Meski demikian aku tidak menyesalinya, gelap selalu mendekatkanku pada Sang Maha Pencipta, dimana kala gelaplah aku selalu merasa berada dalam dekapan karunia-Nya. Setiap kalinya penantianku selalu sama, menantikan hari esok tiba dimana inderaku akan kembali mampu menyapa sederet keindahan ciptaanNya. Raina, Gadis yang terlahir dengan Vonis Rabun Senja, namun di balik segala keterbatasan itu selalu ku langitkan sejuta panorama mimpi bersama senja terakhirku, sebelum hari kembali merenggut kenikmatan penglihatanku. Dulu mama dan papa adalah malaikat malamku, aku bahagia berada dalam dekapan nyamannya sekalipun dalam kegelapan. Hanya saja sejak tragedi itu merenggut keduanya, aku tidak bisa lagi bersemayam dalam kenyamanan pelukannya. Negeri Jepang adalah impianku, berawal dari animasi-animasi yang selalu ku tonton sejak kecil, hingga kekagumanku pada kecanggihan tekhnologinya, namun ternyata takdir tak merestuiku untuk berpijak di negeri Sakura itu, arus kenyataan yang malah mengenalkanku pada cinta, cinta-Nya yang Ia titipkan kepada Mahluk bernama Pria, yang senantiasa menceritakanku akan keindahan malam yang membuatku merasa begitu nyata menyaksikan keindahannya.
All Rights Reserved
#19
sempurna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Yang Terlukis Di Doamu [ON GOING]
  • JINGGANYA SENJA (Lengkap)
  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Jendela Rasa ✔
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Membumi(Tamat)
  • Keluarga di Ujung Senja
  • Bidadari Surgaku
  • Raina Maramitha
  • Gadis Senja(TAMAT)

Murni dari Imajinasi. Dilarang Flagiat!. Sebaik-baiknya bacaan adalah Al-Qur'an. Dan sebaik baiknya tulisan orang adalah yang bermanfaat. Semoga bermanfaat ya :) 🌻🌻 Mengejar yang tak pasti? Boleh, asalkan kau ingat sudah sejauh mana? Jika kau keluar dari jalur tujuan yang sudah di tetapkan, sudahi. Layaknya menulis tanpa cahaya. Tulisan yang kadang hanya dibaca oleh dirimu sendiri menjadi tidak bisa. Kau tidak dapat mengenali diri sendiri lagi, kejarlah ia dengan tepat, dekati ia dengan cara yang hebat. Niscaya kamu akan selalu menjadi pribadimu sendiri selama kamu mengejarnya. Hingga ketidakpastian itu akan menjadi kepastian yang ditetapkan-Nya.. Apapun yang saat ini kamu rasakan, Nikmati saja, karena mungkin rasa itu akan menjadi nikmat Terindah untuk kita bersyukur...🍁 Dalam hidup semuanya harus berjalan seimbang, kebahagiaan dan kesedihan berjalan berdampingan,, tapi ketahuilah tak ada kata "Selamanya untuk Segalanya." ______-- Izinkan kulukis senja.. Mengukir namamu di sana... Mendengar kamu bercerita... Menangis, tertawa... ______ -- "Terima kasih telah menemaniku untuk saat ini, bila senja itu sudah kembali ke peraduannya, bukan berarti akan berakhir cerita cinta ini, akan ada esok lagi jika Allah masih mengizinkan hambanya ini untuk melihatnya bersama denganmu." ~Aluna Dwi Alfarizi~ "Iya, Kuharap aku bisa sebagai pendengar baik untukmu dan bahu ini siap menjadi sandaranmu ketika kamu membutuhkannya." ~Mohammad Rizal Baihaqi~ _____🌻🌻🌻 Star~ 1 November 2020 By. Ambar Setiawati Kebumen,Jateng Indonesia. #roman #sedih #religi #baper

More details
WpActionLinkContent Guidelines