Tschuss
  • WpView
    Reads 1,131
  • WpVote
    Votes 303
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 13, 2019
"Gue ikhlas." Dua kata itu adalah kalimat yang selalu aku sesali karena telah terucap dari mulutku. Namun, aku juga tak bisa berbuat apa-apa. Ketika dia hanyalah terpaksa mencintaiku. Terpaksa untuk selalu melindungi ku. Terpaksa karena perintah itu. Kinaya, kenapa kau beri dia perintah yang sangat sulit itu? Tolong tarik lagi kalimat yang kau ucap malam itu. Tolong Kinaya, aku tak mau dia tersakiti lebih banyak lagi. Masalah, terima kasih. Kau telah berperan penting dalam perjalanan hidupku. Karena dirimu aku lebih tahu indahnya dunia. Aku juga bisa lebih dewasa dan mengerti pentingnya bersyukur. Mama, Papa. Terima kasih sudah mengasuhku hingga aku sedewasa ini. Maafkan anakmu yang selalu berpikiran buruk ini. Aku menyesal Ma, Pa. ~~~~~~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We Are One
  • Struggled
  • ADRIEL
  • Are We Brother's ? - [boynextdoor] TERBIT✓
  • save me
  • Growing Pain🥀
  • Tristan Raditya Fernandez [ 1 ]
  • ★BABY ZION★
  • Twins Different ( End )
  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]

[FOLLOW DULU SEBELUM BACA!] JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK! "Menurut lo cinta itu apa?" tanya seorang gadis. "Perasaan sayang seseorang kepada lawan jenisnya. Misalnya kalo kita cinta sama seseorang, orang itu akan lebih sering ada di fikiran kita, jadi sering ngerasa rindu sama dia, ngerasa seneng kalau ada disamping dia, dan banyak hal lagi." jelas seorang lelaki. "Berarti gue cinta sama lo" "Ha?" tanya lelaki itu. "Gue ngerasain itu semua sama lo" "Tapi gue nggak cinta sama lo" Gadis itu melihat lelaki yang duduk disebelahnya. "Trus apa gunanya hati gue diciptain, kalo nggak bisa ngerasain balasan cinta dari lo?" "Fungsi hati lo banyak. Untuk membersihkan darah, produksi protein, menyimpan nutrisi, netralisir dan menawar racun, dan lain-lain." "Maksud gue bukan itu. Pokoknya gue nggak mau tau. Lo harus tanggung jawab karena udah buat gue baper." "Nggak mau" "Pokoknya sekarang kita pacaran. Titik."

More details
WpActionLinkContent Guidelines