Sakit Menghapuskan Dosa Mu

Sakit Menghapuskan Dosa Mu

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Nov 17, 2018
WpInfo
Fiction
Social Themes
Tagsislami
Cerita ini mengisahkan seorang anak bernama Ridwan yang durhaka pada kedua orangtuanya. Ia terlahir di keluarga yang miskin. Pada kenyataannya ia tidak terima dengan takdir ALLAH SWT, sehingga ia selalu saja bersikap kasar kepada Ayah dan Ibunya. Kesehariannya hanya dihabiskan untuk berfoya - foya bersama teman - temannya. Ia juga berbohong pada Ayah dan Ibunya bahwa ia akan berubah menjadi anak yang baik dengan mengenakan baju muslim untuk membantu Pak Agung sang marbot Masjid sekitar tempat tinggalnya. Dengan mengenakan baju itu ia berpura - pura ke masjid padahal ia pergi meminta sumbangan dengan dalih akan disumbangkan untuk "anak yatim". Pada akhirnya rahasia nya diketahui ayah dan ibunya, sehingga ia tidak bisa beralasan lagi. Singkat cerita karena marahnya Ridwan pada orangtuanya ia minggat dari rumah. Di perjalanan ia kecelakaan dan dibawa kerumah sakit Mandala untuk diselamatkan nyawanya. Ridwan koma dirumah sakit. Setiap hari orangtuanya menemaninya dirumah sakit hingga ia sadar. Orangtuanya menghendaki agar ia bertaubat kepada ALLAH SWT atas segala dosa yang ia lakukan. Ia pun meminta maaf kepada orangtuanya atas perlakuan kasarnya selama ini. Kaki Ridwan di amputasi karena kecelakaan itu, sehingga ia tidak bisa berjalan sempurna seperti dulu lagi. Ia pun bertaubat kepada ALLAH SWT, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Selaksa Kasih✔️
  • Raden Aluna | END
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Dibawah Cahaya Takdir
  • WHO REALLY ME? (Slow Up)
  • Bukan Pesantren Biasa✓
  • Surat tak berbalas
  • "Di balik roda dan pisau"
  • Tak punya Ayah, Tapi Aku punya Ibu yang hebat
  • Semua yang Terjadi Atas Izin Allah SWT.

Katanya, anak sulung adalah pilar yang kokoh. Maka untuk setiap kelemahan yang ia punya, Nizar begitu membencinya. Katanya manusia memang tidak ada yang sempurna, tetapi Nizar hidup di sekeliling orang yang utuh tentang segalanya. Berjalan di paling belakang memang bukan sebuah dosa, tapi Nizar muak dengan olok-olok yang mengiringi langkahnya. Maka, ia mencari caranya sendiri untuk bisa mengejar. Sayangnya, ia tersesat terlalu jauh pada ruang gelap tanpa pijar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines