Dear DREAM

Dear DREAM

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 15, 2018
"Lo tau apa yang membuat gue bisa berubah jadi begini?" Flo menatap hamparan laut di depan sana dengan tenang. "Apa? Lo mau jadi pusat perhatian gitu?" "Bukan,- Gue berubah karna gue harus. Masa lalu yang membuat gue harus berubah dan masa depan yang gue ga tau. Itu membuat gua harus berpikir, untuk masa depan dibutuhkan pengorbanan dari sekarang. Walau hati gue meronta menolak untuk melakukannya." Al terpaku menatap Flo setelah mendengar penjelasan yang diberikan oleh gadis disampingnya itu. Karena mereka yang pernah merasakan penderitaan juga tetap memiliki cinta dan tujuan. *** Dan ketika kau telah memahami semua perjalanan selama hidupmu, maka dititik itulah kau akan berubah. *** Start: 15/11/2018 Finish: ??/??/????
All Rights Reserved
#42
grasindostoryinc
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • LOVE YOURSELF(Hiatus)
  • Mermaid Lovèd Life [COMPLETED]
  • REVANO UNTUK REVA
  • Let Me Love You Longer
  • Show You
  • IZINKAN AKU MEMILIH [TELAH TERBIT]
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • I'm okay (END)

Peringatan!! 16+ Kembali ke masa dimana ayah dan bunda ku waktu mereka masih remaja? Ah! Tidak mungkin. Keluarga? Seperti yang kalian tahu, semua keluarga adalah tempat yang terbaik untuk pulang. Lalu bagimana dengan kita yang bernasib lebih percaya orang luar daripada keluarga sendiri? Itulah aku, Karin begitu juga dengan Raga; si anak pertama. Kini kalian tahu, aku lebih tahu. Namun ku tutupi itu semua dengan perban. Perban yang tak terlihat. Apa itu? Tertawa dan senyum. Apa aku harus pergi ke masa lalu agar bunda dan ayah bisa mencintai sedari dulu dan memperbaiki semua? Ayah memang agak keras orangnya, apalagi ayah katanya dulu anak band, namun cita-citanya harus terkubur karena tuntutan ayahnya(kakek ku). Kejadian saat konser juga dialami ayah, yang membuat ia trauma, sehingga tidak memperbolehkan anaknya untuk membuat anggota band. Ternyata bunda dan ayahku memiliki trauma masing-masing, yang membuat mereka terkadang melampiaskan satu sama lain. Peringatan🚨: •Ini cerita murni yang dibuat sendiri. •Jangan menjiplak cerita, karena ada undang-undangnya sendiri. •Jika ada sedikit kesamaan cerita, itu tidak kesengajaan, terimakasih. -salam sastra- Author by: Soraya Happy reading y'all!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines