ENTAH SALAH SIAPA

ENTAH SALAH SIAPA

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Nov 15, 2018
"Entah salah siapa semua ini bisa terjadi dalam hidupku. Hidup itu lucu ya? Hidup bisa membuat ceritanya sendiri tanpa permisi. Lika-liku hidup yang terjadi didalam kehidupanku, menjadikan ku selalu bertanya tentang makna hidup. Aku harap tak ada anak yang mengalami hal yang sama seperti yang ku alami. Karena jalan hidupku terasa berat untuk anak seusiaku. Pesan dariku untuk siapapun baik yang berperan sebagai orangtua maupun anak; yakinlah akan cinta sejati, cinta yang tulus dari hati itu memang butuh pengorbanan, yang bisa mengorbankan hati, waktu, materi, pikiran bahkan fisik. Jangan pernah mengkhianati sesuatu yang tulus, karena sesuatu yang telah terukir dalam hati akan sulit untuk dihilangkan dan akan tetap berbekas. Jangan sia-sia kan hidup kalian yang indah. Jangan lupa untuk tetap bersyukur atas apapun yang terjadi dan sudah di garis takdirkan dalam kehidupan ini. Percayalah semua akan indah pada waktunya dengan cara yang tepat."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HANYA UNTUK SEDETIK ✔️
  • FINALLY
  • Anak Perempuan Yang Tidak Dipilih
  • T.A.K.D.I.R.
  • SUAMI AKU MR. ARIFF? | C
  • Tears Of Love
  • MENANTI KAMU [C]
  • Hidup

Uzzair | Camelia Segalanya bermula dengan pendustaan. Sepanjang hidup, pernah kau buat keputusan meninggalkan sesuatu yang sempurna demi mengejar sesuatu yang tidak pasti? --------------------- Hidup adalah pilihan. Kata orang, pilihan itu di tangan sendiri. Semestinya, benar sekali. Mengapa harus biarkan orang lain yang menentukan haluan hidup yang bakal kita lalui? "Awak yakin?" "Yakin, sebab itu jalan yang terbaik. Saya dah tak sanggup jadi hipokrit dan berpura-pura depan semua orang. Jadi tolong..." "Baiklah. As you wish. Tapi jangan pernah menyesal dengan pilihan ni." Ternyata, benar juga. Ikut hati, mati. Ikut rasa, binasa. Andai saja boleh diputarkan waktu, takkan mungkin dia mengambil keputusan segila itu. Gila. Sungguh, dia menyesal! "Kalaulah..." Tidak pernah ada istilah 'kalau' kerana kehidupan juga berlandaskan takdir. Sudah terhidang peluang dan pilihan, mengapa dipersiakan? Di antara mereka, siapa yang akan berakhir dengan penyesalan? Benarkah pilihan yang telah mereka lakukan? Masihkah akan wujudnya sinar harapan? "Antara kau atau aku. Siapa yang pendusta?" "Kita." **** [Based on true story] •Digubah semula dengan idea author sendiri• No plagiat• Warning: Read carefully on each part. Don't skip any paragraph‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines