Dream For The Future

Dream For The Future

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Jun 13, 2019
Cerita tentang seorang Elvano Raefal Shaquille yang menjalani kehidupan sebagai anak angkat dari Deviana Putri seorang janda yang cukup kaya. Kehidupan Elvano cukup rumit setelah beranjak dewasa, masalah demi masalah dan hal-hal aneh yang ia temui. Sejak duduk dibangku Sekolah Dasar, Elvano dikenal seorang penyendiri dan juga pembuat masalah, tak ada satupun guru di sekolah ia patuhi, jika dimarahi dirinya hanya menangis dan menangis. Tak ada yang beda saat ia sudah di bangku SMP, hanya saja ada banyak hal aneh yang mulai membuat Elvano bingung dan mulai mengenal dirinya sendiri dan kenapa ia di buang, hidup sebagai anak panti asuhan sebelum di adopsi Ibu angkatnya, juga Elvano bukan penyendiri lagi. Mimpi, mimpi dan mimpi hingga suatu saat Elvano berdoa dan meminta pada Yang Kuasa " Berikan aku arti mimpi sesungguhnya, agar aku mengerti maksud dan tujuan-Mu." " Jika semua itu hanya Fantasi, biarlah aku tinggal di dalamnya karena suatu saat aku yakin semuanya akan tampak nyata."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shivviness[END]
  • I Love You More
  • EVANDIRA (Completed)
  • M Y   B A D B O Y (Completed)
  • Prestige
  • Arti Sebuah Janji (SELESAI)
  • My Devil Boy
  • Imam untuk Gladysa✓
  • Inersia
  • Senja Assyifa [COMPLETED]

Suatu ketika aku bermimpi. Berlari tanpa arah di tengah jalan berkabut. Dan batu kecil pun bisa membuatku jatuh tersandung. Dengan rasa sakit, tak mampu berdiri sendiri. Aku menengadahkan kepala dan melihat sosok samar orang yang kusukai. Dia hanya terdiam seraya perlahan mengulurkan tangannya menanti aku tuk meraihnya. Begitulah... tangan itu memang harus kuraih sendiri. Aku harus berusaha menggapainya. "Akan kuraih..." sesaat aku berpikir seperti itu, seraya kuulurkan tanganku padanya. Kau tahu apa yang terjadi padaku kemudian?... Tanpa kusadari ada sosok lain yang sudah lebih dahulu mendekat dan membantuku kembali berdiri. Tangannya tak hanya terulur tetapi juga dengan erat menggenggamku. "Tenanglah." bisiknya, "Aku akan selalu ada untukmu." Kabut perlahan menghilang, memperlihatkan dengan jelas sosok didekatku itu. Aku tak terkejut. Aku sudah tahu, ternyata memang dia. Selalu dia... Karena bahagia sesederhana itu..

More details
WpActionLinkContent Guidelines