You Love Me

You Love Me

  • WpView
    LECTURAS 86
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, feb 7, 2020
kita tidak bisa bersama karena dunia kita berbeda. Apakah kau mencintaiKu? Leon Hansen Aku sangat mencintaimu tapi keadaan tidak mendukung hubungan kita. Nia Kiranihani Bagaimana kalau aku masuk didunia??apakah kau mau menerimaKu? Leon Hansen what??!apakah kau serius dengan ucapanmu?Baiklah aku akan menerimamu. Nia Kiranihani jadi Muallaf demi Cinta?? apakah kau serius?? Murni imajinasi sendiri tolong hargai Cerita Pertama Saya
Todos los derechos reservados
#67
muallaf
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Di Ujung Senja
  • Apakah Ini Arti Cinta?? [Revisi]
  • MsS 2 : Ini Aku [ COMPLETED ]
  • Kekasih Impian
  • Cinta Terakhir
  • Rinai
  • Are You The One Tied to Me?
  • Tentang Kita (On Going)

Selina dan Rendy bertemu di tengah riuhnya dunia yang terus bergerak cepat. Sejak pertama bertemu, mereka tahu ada sesuatu di antara mereka - sesuatu yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, hanya dipahami lewat tatapan panjang dan tawa yang mengalir tanpa dipaksa. Mereka saling mendukung dalam sunyi yang penuh pengertian. Selina, dengan mimpinya menjadi pelukis besar, dan Randy, dengan langkahnya mengejar karier di dunia musik yang sedari kecil digemarinya. Namun sejak awal, mereka sadar: jalan mereka tidak pernah benar-benar searah. Ada janji-janji kepada keluarga, ada mimpi-mimpi yang terlalu besar untuk dikorbankan, dan ada jarak yang membangun tembok kokoh tak kasat mata di antara mereka. Mereka bukan pasangan yang akan melawan dunia bersama, mereka adalah dua jiwa yang saling mendoakan dari kejauhan. Pada suatu senja, mereka duduk di taman kecil yang biasa mereka kunjungi. Matahari menumpahkan warna oranye keemasan ke wajah mereka. "Aku sayang kamu," kata Randy, suaranya lirih. Selina tersenyum, menahan air mata. "Aku juga." Mereka tidak berbicara tentang masa depan, karena di dalam hati mereka tahu - cinta mereka bukan tentang memiliki, melainkan tentang merelakan dengan sepenuh hati. Ketika akhirnya mereka berjalan pergi, mereka tidak menoleh ke belakang. Bukan karena mereka tidak peduli, tapi karena mereka percaya, beberapa cinta memang diciptakan untuk hidup dalam kenangan, bukan dalam kenyataan. Dan itu sudah cukup.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido