Fluktuasi Glukosa (On Going)

Fluktuasi Glukosa (On Going)

  • WpView
    Reads 1,112
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 16, 2018
Harusnya kenangan itu memudar seiring berjalannya waktu. Namun dinding ingatan terlalu kekal untuk dimusnahkan. Waktu saja tak bisa membuatnya runtuh. Atau mungkin kenangan itu telah disalahartikan. Tak seharusnya luka lama menjadi benci yang ganas. Dan menciptakan suasana yang kian panas. Apalagi bersikeras merawat kebencian itu hingga tumbuh dewasa. Tidakkah ada cara lain untuk memaknai kenangan yang menghancurkan manisnya cerita? __ Yuk ikuti kisah menarik antara Arunika dan Atha dalam Fluktuasi Glukosa. Akan diupdate setiap Minggu. Selamat membaca. Jika berkenan, tulislah komentar dan tinggalkan bintang untukku. Terima kasih :) Ttd, Author
All Rights Reserved
#8
fiksigrasindo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Goodbye Alaska [END]
  • My Neighbor [Sudah Terbit]
  • Langit dan Cahayanya
  • A Memory to Remember
  • SERPIHAN MASA LALU (SLOW UPDATE)
  • F A K E ? [End]
  • Setitik Rindu
  • Our Times (Completed)
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • PROM NIGHT HIGH SCHOOL [END]

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] "Woi! Anak pungut!" "Dari mana aja? Jam segini baru pulang?!" Gadis yang merasa dirinya dipanggil itu menghentikan langkahnya, menunduk, menyeka darah yang sedikit mengalir dari sela bibirnya. Dia menoleh, menatap Bramasta tajam. "Peduli apa papa sama Rhea?" Rheana Adhisty gadis yang punya seribu cara percobaan bunuh diri. Tetapi entah apa yang salah, semua cara yang ia lakukan selalu gagal. Hingga suatu hari, Alaska datang sosok yang semakin mengacaukan usahanya untuk mati. "Ngapain naik ke sana?" "Cari mati, Lo?" Rhea enggan mendengarkan suara berat itu, ia masih menatap nanar trotoar yang dipenuhi kerumunan orang untuk menyaksikannya dirinya jatuh dari rooftop yang berada dilantai tujuh. "Buat apa gue hidup? Enggak guna juga." "Sampai jumpa di alam baka, Alaska."

More details
WpActionLinkContent Guidelines