Fluktuasi Glukosa (On Going)

Fluktuasi Glukosa (On Going)

  • WpView
    Reads 1,112
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 16, 2018
Harusnya kenangan itu memudar seiring berjalannya waktu. Namun dinding ingatan terlalu kekal untuk dimusnahkan. Waktu saja tak bisa membuatnya runtuh. Atau mungkin kenangan itu telah disalahartikan. Tak seharusnya luka lama menjadi benci yang ganas. Dan menciptakan suasana yang kian panas. Apalagi bersikeras merawat kebencian itu hingga tumbuh dewasa. Tidakkah ada cara lain untuk memaknai kenangan yang menghancurkan manisnya cerita? __ Yuk ikuti kisah menarik antara Arunika dan Atha dalam Fluktuasi Glukosa. Akan diupdate setiap Minggu. Selamat membaca. Jika berkenan, tulislah komentar dan tinggalkan bintang untukku. Terima kasih :) Ttd, Author
All Rights Reserved
#22
fiksigrasindo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IN THE END ✔
  • Our Times (Completed)
  • Matahari
  • PROM NIGHT HIGH SCHOOL [END]
  • Segitiga Bermuda
  • SERPIHAN MASA LALU (SLOW UPDATE)
  • Langit dan Cahayanya
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Padi & Jagung✓

"Na, air laut aja ada pasang surutnya. Hujan deras juga ada redanya. Hidup ini tuh dinamis, Na. Nggak diem di satu tempat, dan nggak jalan di satu arah doang. Munafik banget kalo gue bilang nggak capek. Lu capek, gue capek, Mas Abi capek. Bahkan, sekecil si bungsu Sapta aja pasti ngerasain capek. Bedanya, ada yang berani bersuara, ada yang nggak. Lu tau kenapa?" tanya Dika menggantungkan kalimatnya. Sena mengangguk. "Nggak semua orang bisa paham keadaan kita kan, Mas?" © Ditulis oleh Ira Grace, 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines