About Time

About Time

  • WpView
    Reads 1,411
  • WpVote
    Votes 145
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 5, 2020
Kita telah belajar banyak dari waktu, menjejaki lorong lorong luka demi menemukan awal kebahagiaan yang baru Lelah, hingga kaki tak ingin melangkah. Terpuruk, hingga semua angan dan mimpi seakan mati Selang detik berlalu, kita sadar. Seperti hal nya hujan, kita pasti akan menemukan pelangi diantara ribuan kelam Namun nyatanya waktu memang sekejam itu. Dia menyatukan dengan akhir memisahkan Hingga dipenghujung senja Aku tersadar bahwa kisah ini memang bukan untuk matahari dan Bulan
All Rights Reserved
#37
kelam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Restu Tuhan
  • Kalevi
  • Interweave
  • Hopeless
  • Nathalea
  • Perihal Waktu
  • Nanti Juga Sampai
  • Cinta Dua Waktu
  • If we can together

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

More details
WpActionLinkContent Guidelines