Rose is Injured

Rose is Injured

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 17, 2019
"Kita punya banyak kesamaan yah. punya rasa sakit yang sama, kekecewaan terhadap masalalu, kebencian yang sangat besar kepada mereka yang pergi meninggalkan kita sendiri, juga punya rahasia yang cukup besar dan saling berhubungan. apa kau yakin kita tidak diciptakan untuk saling melengkapi?" "awalnya aku pikir begitu, tapi kita sepertinya tidak benar-benar sama, hubunganmu dengannya membuatku berpikir harus menjauhimu. dia laki-laki yang tidak seharusnya bahagia disaat ibuku terluka, aku... aku.. membencinya sebagai seorang anak." "Itu egois Rossa." "aku diajarkan keegoisan dari dia," "tapi ibumu yang pergi menghilang." "ia seharusnya tak akan semudah itu menyerah kan, jika ibuku benar-benar orang yang ia cintai." "dia mencintai ibumu." "aku tidak yakin dia benar-benar mencintai ibuku, bahkan sekarang aku juga tak yakin kau mencintaiku." "Rossa!" tegurnya. "Rossa? arti namaku mawar kan? Mawar seharusnya indah bukan?! namun sayang kali ini mawar itu harus hancur." Penasaran? baca aja Started: 11/02/19
All Rights Reserved
#791
kehilangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Khayalku
  • ALONE
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Luka & Lara (Completed)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • LOVE in SILENCE
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Our Journey To Love

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines