Benci Kehidupan

Benci Kehidupan

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Nov 20, 2018
Hanna : Entah kenapa kita bisa sedekat ini? Kenapa gua lebih nyaman deket lu Put ? " Pertama gua kenal lu, gua gak suka liat tingkah laku lu kaya 'Sok Jagoan' tapi dibalik itu semua Lu ada maksud baik buat Omah Jelita bukan? Lu Sayang Omah kan! Jaga beliau sama seperti dia jaga lu. " Hanna kini menatap Langit yang dipenuhi kelap kelip bintang Putra : " Hanna cantik, tapi bego dia gak peka " Grutu Putra Bener kata Alex kalo dilihat lebih jelas Hanna Cantik beda sama cewek lain " Hanna Gua Sayang lu " Teriak Putra tak menerima kenyataan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • The Story Of Aghea
  • Please, Love Me (END)
  • Kami yang Berdosa
  • Fated To Marry You(Tamat)
  • Mas Angga✔️
  • Hukum Cinta || OhmNanon
  • Mantan Kakak Ipar Rasa Pacar

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines