We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Unity in Diversity

Unity in Diversity

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 8, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Banyak yang bilang, Masa remaja itu adalah masa-masa dimana kita bisa merasakan masa yang paling indah. Karena penuh dengan berbagai pencarian jati diri yang tinggi dan keingintahuan yang tinggi. Namun, berbeda halnya dengan yang dialami anak-anak yang ada di sekolah ini. Masa remaja mereka dipenuhi dengan hal yang berkesan tragis dan penuh tantangan. Dan ya, itu benar. "Bukannya cepu, tapi sadar diri lah lu pada, gak malu organisasi sebesar itu tapi ngurusin member yang udah out? urusin noh member dalam yang emang udah niat ngancurin pelan-pelan." -Demian "Salah kalau frontal? Trus gimana? Mau tupes? Manis di depan busuk di belakang kek antek-antek lu?" -Keci "Pokoknya yang buruk-buruknya pasti auto ke gua semua, kagak pernah yang baik-baiknya." -Ghena & Kaey "Masih gua pantau, belom aja gua bertindak." -Lino & Dam
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The First, Not the Last
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • DEVIAN [END]
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • Jo dan Mita (Buaya Vs Macan PMS)- Na Jaemin|| Sudah Terbit Novel
  • Eliinaa
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • G in Luv (END)

Masa sekolah selalu dianggap sebagai masa paling indah. Namun, bagi Alicia Sasvika, itu adalah perjalanan penuh konflik-persahabatan yang diuji, cinta yang tak selalu berakhir bahagia, dan keluarga yang menyimpan rahasia. Semua yang ia alami di masa lalu membentuk dirinya hingga hari ini. "Gue gak nyangka kita sampai di titik ini, Lissy." Alicia terdiam. Terlalu banyak yang ingin ia katakan, tapi lidahnya kelu. "Gue udah maafin semuanya, tapi pertanyaannya... lo udah maafin diri lo sendiri?" Saat kenangan lama kembali menghantuinya, Alicia harus menghadapi pertanyaan yang selama ini ia hindari. Apakah masa lalu hanya sekadar cerita yang tertinggal, atau ada sesuatu yang belum benar-benar selesai? --- **Sekarang, dia mungkin sudah menjalani hidupnya sendiri, seperti aku yang juga melangkah ke dunia yang jauh berbeda. Tapi ada kalanya, di sela kesibukan, ingatan itu kembali. Mengingatkan bahwa di suatu waktu yang terasa begitu jauh, aku pernah begitu percaya pada sesuatu yang kini hanya tinggal kenangan. Aku ingin menceritakan semuanya. Bukan untuk kembali, karena waktu tak akan membiarkannya, tapi untuk mengingat bahwa setiap langkahku sekarang adalah jejak dari masa lalu yang pernah begitu berarti. ~Alicia sasvika.** [JANGAN LUPA FOLLOW ] [Vote sebanyak banyak yaa..] RANK #1 NewAuthor [26.03.2025] RANK #170 Firstlove [29.03.2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines