Adzana memang sedang mencari kerja. Di umur-nya yang sudah menginjak kepala dua, dia belum juga mendapat pekerjaan, alasannya sama karna kurang pengalaman. Namun interview-nya kali itu ada yang berbeda, dia tetap ditolak sih dengan alasan yang sama namun si atasan yang merupakan siswa yang pernah satu sekolah dengannya dulu itu menawarkan hal yang berbeda padanya. Sebuah pekerjaan yang terdengar agak gila jadi Adzana sempat menolaknya. Namun, keadaannya tiba-tiba terdesak, dan penawaran dari Abyasa menjadi satu-satunya jalan keluar bagi Adzana.
More details