Story cover for ANAGAPESIS by mimosapudhica
ANAGAPESIS
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Nov 17, 2018
Harapku,
Seperti biasa,
Semoga rasa kita akan terjaga sampai akhir,
Bukan justru perlahan memudar hingga menemui akhir.

[ ☘ ]

Tentang rasa yang memudar sebelum tersampaikan.

Tuan,
Tega membiarkan rasamu pudar bagai lukisan yang disiram air?

Tuan,
Kita bahkan belum memulai semuanya. Kenapa memutuskan untuk pergi tanpa alasan? 

Tuan, 
Dulu rasamu seperti hujan, deras.
Tapi hujan tetaplah hujan,
Sederas apapun ia menjatuhkan diri ke tanah,
Akhirnya akan tetap reda. Seperti rasamu. 


November, 2018.
Ditulis saat hujan sedang turun, pun hujan dimataku.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add ANAGAPESIS to your library and receive updates
or
#302ceritasekolah
Content Guidelines
You may also like
JAM 3 SORE by KOKOTA_
54 parts Ongoing
JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️
You may also like
Slide 1 of 10
Lilin [TELAH TERBIT & DISERIESKAN] cover
Hiraeth [END]  cover
Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT] cover
Unforgettable [Completed] cover
JAM 3 SORE cover
FIZYA cover
Semu [Completed] cover
Ice Love [COMPLETE]✔ cover
Stupid Feeling  [COMPLETED] cover
My Junior My Love ✔️ cover

Lilin [TELAH TERBIT & DISERIESKAN]

53 parts Complete

(NOVEL LILIN TELAH TERSEDIA DI GRAMEDIA SELURUH INDONESIA MAUPUN TOKO BUKU ONLINE LAINNYA) (SEBAGIAN CHAPTER TELAH DI UNPUBLISH UNTUK KEPENTINGAN PENERBITAN) #1 fiksiremaja 25 Februari 2020 #1 watty2020 25 Februari 2020 #1 bestseller 20 Februari 2020 #1 broken 14 Februari 2020 #1 favorit 17 Februari 2020 #1 Alena 25 Februari 2020 #1 Devan 25 Februari 2020 #1 Family 26 Februari 2020 #1 Nyesek 27 Februari 2020 #1 Romance 06 Maret 2020 #1 Hurt 11 Maret 2020 #1 Populer 30 Maret 2020 #1 Penerbit 30 Maret 2020 #1 teenfiction 19 April 2020 Namaku Alena, Di saat semua anak remaja merayakan ulang tahunnya bersama orang tersayang, aku merayakannya hanya bersama lilin. Cahayanya tak membuat kehidupanku terang justru sebaliknya, cahaya itu membuatku gelap. Aku ingin seperti mereka, aku ingin keluar dan melihat kehidupan yang memancarkan sinar kebahagiaan tapi tak bisa, karena sejak lahir hidupku terbelenggu dalam gelap. Aku anak yang lahir dari wanita yang tak di cintai ayahku Aku juga seorang putri dari lelaki yang tak di cintai ibuku. Aku terabaikan dan di lupakan ketika mereka kembali bersama dengan orang yang masing-masing mereka cintai. Aku lelah, aku capek, aku muak Ingin rasanya aku tenang selamanya tuhan, Bolehkah? Start nulis : 21 Desember 2019 Finish : 6 Juli 2020