PUTARAN

PUTARAN

  • WpView
    Reads 163
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing1h 11m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 12, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Detik pertama aku melihatmu, aku tak pernah berhenti memikirkanmu bahakan pertemuan kesekian kalinya seolah ini skenario kisah cinta berbalut waktu" "Detik pertama melihatmu membuatku penasaran benarkah manusia atau malaikat? Aku akan melindungi, mengejar dan menangkap malaikat sepertimu di setiap putaran waktumu" "Semua putaran detik kalian seakan acuh bagiku setelah ku temukan satu detik pandangan itu, bolehkah aku memilikimu tanpa menyakitinya?" "Sebenarnya cintaku yang paling buta di kisah ini, aku mengejar wanita lain sedang dia yang di dekatku selalu membuatku berdegup setiap hari" *cerita ini punya tiga sisi pembicaraan : Renita, Rifaldi, dan Risna.
All Rights Reserved
#579
indonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nyangga
  • Seteguh Kasih Kita (C)
  • Ranjang sahabatku
  • Shinjitsu No Koi
  • Tania
  • ADA SENJA DI TULUNGAGUNG (MILA)
  • Mayong Sang Puteri
  • Jangan Ingkari Janji
Nyangga

Kumpulan kisah-kisah dengan segala keberagaman yang tercipta karena ada, kalau gaada berganti ( ) eh apa ya... Memang agak aneh sih ini dibuat, tapi ini pernah terjadi dalam keseharian. Menarik sih, tapi bisa saja mengulur. Kan kalau lagi main layangan begitu. Eh apasih! Bersembunyi terkadang tanpa disadar, berada paling bawah, memberikan dampat diatasnya entah besar mau pun kecil. Yang jelas sesuat ini harus diciptakan, bisa di kotak-katik sesuai selera. Suatu alasan mengapa semua terjadi? Dan ada penyelesaian jawaban, lalu mencoba mendiami atau merombaknya. Pikirkan. Bukan begitu sekarang dinikmati untuk menuntut setiap tangga nada terucap pada garis tak beirama, tanpa atlas dunia. Rumah. Dari sini senantiasa mencoba menjadi penengah, meski terkadang salah juga. Habis melihat yang berdebat tak menimbulkan titik temu. Beruntung nya ada papan tiang yang menunjukan bahwa ada jalan bebas hambatan dari segala persoalan. Hadir dalam jeda, walaupun mungkin di antara atas dan bawah. Muncul dari ruang kecil. Menopang, sebelum itu terjadi di bagian paling bawah ada yang harus dikuatkan. Sebelum menggelar. Tapi kalau sudah terlanjur engga ada salahnya. Kan bisa di benahi, masih ada sapu, pel, serta pewangi kalau dicari atau ditunggu, mungkin. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines