Tumbal (auto Revisi)

Tumbal (auto Revisi)

  • WpView
    Reads 1,618
  • WpVote
    Votes 329
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 15, 2019
setiap tanggal 7 di satu bulan. Smp A harus menyerahkan 1 jiwa untuk kenyamanan sekolah tsb. Jika tidak menyerahkan atau terlambat maka kesialan yang akan menghampiri warga sekolah baik itu guru ataupun siswa dan staf lainnya. Telah 10 tahun sekolah itu berdiri berdiri dari bekas sebuah bangunan tua yang direhap menjadi sekolah. Sudah syaratnya menyerahkan 1 jiwa, baik lelaki atau perempuan yg berusia genap 14th. Akankah sekolah ini bertahan dengan rahasia besar? -Asli dari jalan pikir sendiri -Gak nyontek kok -Seram! saran aku jangan baca sambil tutup mata ntar gak keliatan hurufnya :")
All Rights Reserved
#28
bangunan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CERITA HOROR SEKOLAH
  • School Ghost : TOLONG!
  • SCHOOL SECRET [END]
  • HIKING (END)
  • KKN: Kutukan Kampung Neraka
  • REUNI (Enam)
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • 𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ]
  • STM Punya Cerita
  • SESAT DIHUTAN AOKIGAHARA | Liburan Menyeramkan

Di sebuah sekolah menengah yang terkenal dengan gedungnya yang tua dan penuh sejarah, desas-desus mengenai ruang bawah tanah yang terlarang terus menyebar di kalangan siswa. Sekolah ini berdiri megah di atas bukit, dengan pepohonan rimbun yang membuat suasananya selalu terlihat kelam, bahkan di siang hari. Legenda mengisahkan tentang seorang siswa yang menghilang bertahun-tahun lalu di dalam gedung tua itu, dan sejak saat itu, terdengar suara langkah kaki dan bisikan aneh di lorong-lorong saat malam tiba. Suatu malam, sekumpulan siswa yang penasaran memutuskan untuk menyelidiki. Mereka mendengar cerita tentang sebuah cermin besar di ruang musik yang konon bisa memperlihatkan bayangan orang-orang yang sudah mati. Salah satu siswa menghilang saat berani menatap cermin itu terlalu lama. Mereka pun mulai menyadari ada sesuatu yang mengawasi mereka, mengintip dari sudut-sudut gelap, dari ruang kelas yang terkunci, dan dari bayangan di balik tirai tebal. Misteri semakin dalam ketika mereka menemukan buku catatan tua di perpustakaan yang penuh dengan kisah-kisah tragis yang pernah terjadi di sekolah itu. Setiap halaman seolah menceritakan takdir mengerikan seseorang yang seolah ditakdirkan terulang. Tanpa mereka sadari, mereka telah membangunkan sesuatu yang seharusnya tetap terkubur. Ketika mereka mencoba untuk berhenti dan melupakan semuanya, kejadian aneh terus menghantui mereka-seperti suara lonceng yang berdentang saat jam menunjukkan angka 13, atau sosok samar yang berdiri di belakang jendela kelas saat mereka bergegas pulang. Mereka harus mengungkap misteri ini sebelum semuanya terlambat, karena setiap malam yang berlalu, jumlah mereka semakin berkurang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines