FRAGILE HEART

FRAGILE HEART

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 9, 2018
Tasha tidak ingin disebut 'playgirl' ataupun 'bad girl'. Siapapun yang mengajaknya berkencan akan selalu dia 'iya'-kan. Dia anti penolakan dan tidak ingin menyakiti siapapun. Tidak pasti berapa kali dia bisa gonta-ganti pacar dalam tiga bulan. Dia bukan orang yang suka mencampakkan pacarnya. Mereka yang selalu mengajak Tasha untuk mengakhiri hubungan dengannya. Tasha punya banyak aturan yang membuat siapapun yang sedang menjadi pacarnya akan menyerah di tengah jalan. Sejak awal Tasha tidak ingin berkomitmen dengan siapapun, dia tidak ingin menyakiti para lelaki yang mengajaknya berkencan. Teman dekat kakaknya berusaha mendekatinya. Tasha yang mengenalnya sudah sejak lama, dia berusaha menjaga jarak dengannya, karena dia pikir, dia sedang mendekati kakaknya. Tasha ragu apakah dia mulai menyukai teman kakaknya itu? Sedangkan setiap hari seorang junior mengganggunya, dia pikir junior itu akan mengajaknya berkencan. Tapi tidak. Dia hanya mengganggunya setiap hari penuh ketidakjelasan, membuat Tasha selalu jengkel. Lambat laun mereka berdua tahu kenapa Tasha sangat membenci berkomitmen dengan orang lain dan konsep pernikahan. Ketika Tasha ingin membuka hatinya untuk salah satu dari mereka, mereka berdua mengungkapkan rahasia yang sangat dibenci Tasha. Alasan kenapa Tasha sangat membenci hubungan serius dan konsep pernikahan.
All Rights Reserved
#246
grasindostoryinc
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IGNITES (END)
  • HALAI-BALAI | Antagonist Husband LENGKAP (SELESAI) TERBIT
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • My Lecturer is My Husband
  • TASYA & CALVIN
  • AKSARA
  • RAGARA [ on going ]
  • ZiAron [END]
  • DIKANESHA

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

More details
WpActionLinkContent Guidelines