Sebelum Hujan Turun

Sebelum Hujan Turun

  • WpView
    Reads 14,763
  • WpVote
    Votes 855
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 25, 2021
Seminggu sebelum pernikahannya dengan Bari, Kyra terbawa arus deras masa lalu. Narendra adalah musababnya. Lelaki yang sudah lama menetap di Tokyo itu kembali untuk sebuah pekerjaan konstruksi di Jakarta. Kyra tahu, dia sedang berada di persimpangan yang mereka sebut sebagai takdir. Tapi, perempuan 31 tahun itu meyakini bahwa ini adalah soal pilihan. Ya, dia berhak memilih. Begitupun Bari dan Narendra.
All Rights Reserved
#155
single
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • adalah TAKDIR (ongoing)
  • Sweet And Savory
  • Takdir Cinta [END]
  • Istri Rahasia Milik si Ketos|| NARA
  • Marriage Without Love
  • Jika Takdir Telah Ditentukan
  • Yang Bertahan Di Tengah Runtuh

Nazra Afida Sabira, gadis yatim piatu tidak memiliki sanak keluarga hidup menumpang pada sahabat orang tuanya. Diusianya yang baru 20 tahun, gadis bermata bulat itu menikah bukan karena keinginannya. Namun tak butuh waktu lama tanpa disadari cinta itu tumbuh dengan sendirinya. Tentunya karena dia telah menerima takdirnya maka ia harus mencintai yang sudah menjadi suaminya itu. Apakah Nazra salah mencintai suaminya dari tampang? namun tentu saja tidak hanya dari fisik yang ia sukai, ia mencintai suaminya juga karena ketaatannya pada Sang Illahi. Kehidupannya seperti permukaan bumi, tidak hanya melulu mulus seperti halnya samudra, banyak gundukan-gundukan yang hampir membuatnya menyerah. "Oh Allah, apabila bertemu dengannya adalah kebetulan, namun kebetulan itu adalah TAKDIR-MU maka kuatkan lah hatiku teguhkanlah hati ini agar bisa menjalaninya tanpa menyalahi Takdirku yang telah Engkau siapkan. Izinkan aku egois oh Allah, selalu mengharapkan akhir yang bahagia untuk Takdir yang ku jalani " ~Nazra A S Jika hujan adalah kesusahan dan matahari adalah kebahagian Maka kita butuh keduanya untuk bisa melihat betapa indahnya pelangi warna-warni. ~selamat membaca~

More details
WpActionLinkContent Guidelines