Kisah Cinta Hingga Renta

Kisah Cinta Hingga Renta

  • WpView
    Reads 192
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 23, 2018
Kau adalah pengusik hidup tenangku dengan serangan lembut yang disebut "Cinta" . Kau penjajah yang telah berhasil meluluh-lantakkan dimensiku. Laksana mawar yang menggoda kau membuat diri ini tak berkutik dan tak bisa mengalihkan pandangan. Membuat getaran asing hingga semua panca inderaku menjadi aneh. Kini ijinkan aku menceritkan kisah cinta kita dipuluhan tahun yang lalu. Tatkala kita masih belum mengenal benda tipis yang disebut Gadget, kala kita masih jalan berdua di jalan setapak yang licin, dan kala kita masih suka memandang senja dibangku kayu. "Karena sedari awal aku mengerti bahwa kau adalah takdirku, maka hingga kini cintaku tak luntur meski warna baju ini sudah tak semerah dulu."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • POISONED LOVE
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • FAR (Saat Kau meninggalkanku)
  • Cinta serapuh kaca
  • TOO MUCH (Tamat)
  • Sanskara Sky [END]
  • Tanya Hati
  • Felicia> Januari With You
  • ❤️KIM MEMORY❤️ 김기억❤️

Kebaikan dan pertolongan yang diberikan gadis cantik itu membangun sebuah cinta yang kian lama menjadi obsesi dan menimbulkan rasa kepemilikan yang sering dikenal posesif. Ini menceritakan kisah cinta antara Allora Catherine dan Albara Morgan. Pertemuan mereka yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan, membuat mereka saling merasakan cinta yang sudah lama hilang ditelan masa. Cinta yang diberikan oleh Bara, terus berlarut sampai menjadi belenggu obsesi, bahkan disertai dengan sifat posesifnya. Namun, Allora tak pernah menyadari cinta racun yang diberikan oleh Bara. Akankah lambat laun Allora sadar bahwa itu bukan cinta yang sehat? Dan akankah Bara terus menerus mendekap Allora dengan duri yang ia miliki? ◎◎◎◎ "Ah, tangan mu terluka, tuan. Sebentar, aku membeli dulu obat luka ya, tuan tunggulah disini." "Saya tak butuh bantuan anda, nona muda." ◎◎◎◎ "Kemarilah, baju anda terlalu terbuka, sayang." "Tapi aku suka iniii." Allora merengek. "Jika anda terus menerus membantah, tak perlu ikut. Tidurlah jika begitu!" "Emm, baiklah." ◎◎◎◎ ⚠️ Jika ada kesamaan nama tokoh, latar belakang, ataupun visual tokoh. Mohon maaf, mungkin itu hal yang tak disengaja. ⚠️ Karya ini murni, hasil permikiran saya sendiri

More details
WpActionLinkContent Guidelines