Kisah Cinta Hingga Renta

Kisah Cinta Hingga Renta

  • WpView
    Reads 191
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 23, 2018
Kau adalah pengusik hidup tenangku dengan serangan lembut yang disebut "Cinta" . Kau penjajah yang telah berhasil meluluh-lantakkan dimensiku. Laksana mawar yang menggoda kau membuat diri ini tak berkutik dan tak bisa mengalihkan pandangan. Membuat getaran asing hingga semua panca inderaku menjadi aneh. Kini ijinkan aku menceritkan kisah cinta kita dipuluhan tahun yang lalu. Tatkala kita masih belum mengenal benda tipis yang disebut Gadget, kala kita masih jalan berdua di jalan setapak yang licin, dan kala kita masih suka memandang senja dibangku kayu. "Karena sedari awal aku mengerti bahwa kau adalah takdirku, maka hingga kini cintaku tak luntur meski warna baju ini sudah tak semerah dulu."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY SOUL
  • Canvas of Love (Tamat)
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • Sorry, Cause I love you  (revisi)
  • POISONED LOVE
  • Tanya Hati
  • Felicia> Januari With You
  • Cinta serapuh kaca
  • Sanskara Sky [END]
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
MY SOUL

Berbaring di pasir putih hanya beralaskan kain, aku memandang bulan dan bintang di langit terasa sangat menyenangkan sambil mendengarkan irama ombak yang seakan tak pernah lelah untuk berirama.Jari telunjukku membuat berbagai pola dari bintang di langit. Dia datang membawa selimut, sebelum berbaring di sampingku dia menyelimutiku terlebih dahulu karena malam ini udaranya terasa lebih dingin. Lengan kanannya digunakan untuk menopang kepalaku. Dia memiringkan tubuhnya sambil menatapku lekat. Terukir senyumannya yang selalu indah di mataku. " Aku ingin selalu menatap wajahmu seperti ini. Mari hidup 1000 tahun lagi. " Ucapnya sambil mengusap rambut yang menutupi sedikit wajahku " Aku tidak mau, aku hanya ... " Ucapku pelan sambil terus memandang langit Dia memotong ucapanku, Dia mengubah posisinya menjadi terlentang menatap langit sambil menghembuskan napas panjang. " Baiklah, disini hanya aku yang mencintaimu. " Ucapnya pelan memejamkan matanya Aku memiringkan tubuhku lalu mengusap pipi kirinya. " Di kehidupan ini bahkan di kehidupan selanjutnya aku hanya ingin bersamamu. " Ucapku pelan namun terdengar jelas ditelinganya Dia membuka matanya, tersenyum hangat lalu menarikku erat kedalam pelukannya. Dia mengecup kepalaku berkali-kali. Aku merasa tenang dan hangat berada dalam pelukannya. " Aku mencintaimu. " Ucapnya Aku menatap wajahnya lekat dan dia juga menatapku. " You know, you're the best husband in the world. I love you " ucapku " Just you that I want in this life my wife " ucapnya dengan suara yang terdengar selalu sexy di telingaku. Malam itu kami berpelukan menikmati indahnya pemandangan di langit yang entah ke berapa kalinya. Aku sangat beruntung memiliki dirinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines