Academy Element: Fighting Against the Darkness

Academy Element: Fighting Against the Darkness

  • WpView
    Reads 3,086
  • WpVote
    Votes 247
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Tue, Dec 31, 2019
"Jangan takut Venus, aku adalah dirimu dan dirimu adalah aku" Ucapnya menyakinkan ku. "Jadi, apa maksud dari pertemuan ini? " Tanyaku langsung ke intinya. "Aku akan membantumu mengendalikan setengah kekuatanmu untuk saat itu 'akan tiba' dan setengahnya akan kamu gunakan untuk perlindungan dirimu. Aku akan membantumu disaat perang itu 'akan tiba' dan hanya kamulah yang dapat mengalahkan 'dia', disaat kamu membuka gate 3 aku akan menampakkan diriku pada dirimu" Jawabnya jelas. Disaat kata-kata nya selesai dia menghilang bak ditelan bumi dan aku berpikir.... "Apa maksudnya 'akan tiba' dan siapa 'dia' yang akan ku kalahkan? " Pikirku dengan keras.... ♦DILARANG KERAS MENGIKUTI ATAU MENGCOPY PASTE CERITA INI, BILA TERJADI AKAN DITINDAKLANJUTI. ♦CERITA INI REAL DARI PEMIKIRAN AUTHOR. ♦CERITA INI TERINSPIRASI DARI CERITA MARVEL TAPI TIDAK MENGIKUTI BENTUK APAPUN DARI MARVEL.
All Rights Reserved
#130
darkness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Guardian Angel
  • Touch of Sin: Terjerat Cinta Dosen Pembimbing
  • "TIME WAR"
  • The Queen of Light and Darkness [END]
  • Sang Manusia (Revisi)
  • Bangkitnya Elemen Cahaya
  • When The Darkness Comes Back (Dramione)
  • FATE
  • Blood Of Friendship
  • TREASUREBOUND: LAEVANTIS

Serangan secara tiba-tiba yang dilakukan oleh kerajaan darkness kepada kerajaan Athelstone membuat sang raja dari kerajaan Athelstone, Aubert Athelstone mengucapkan sebuah sumpah sebelum kematiannya yang akan mengubah takdir kerajaan Athelstone dan seluruh dunia element. "Aku benar-benar tak berguna, seharusnya bukan sepeti ini." Rosalie Celesta. "Kenapa takdir sebegitu kejamnya kepadaku, sebenarnya apa salahku?" Angelina Fredella. "Lebih baik aku tak pernah terlahir, dari pada harus menjalani hidup seperti ini." Lidya Clarimond. "Harapanku sirna dalam sekejap hanya karena kekuatan bodoh dalam tubuhku ini." Lucyanna Kimberly. Empat gadis yang berasal dari latar belakang yang berbeda seakan dipaksa oleh takdir untuk menelan pil pahit dari kehidupan, mereka di paksa menerima kenyataan bahwa mereka adalah manusia terpilih. Bahkan hinaan serta cemoohan tak jarang menghujani mereka, tetapi itulah yang membuat mereka semakin kuat mengikuti alur permainan sang takdir. Inilah kisah mereka yang bertahan dari kejamnya keadilan di dunia. Bukan kisah romansa para gadis remaja pada umumnya, tetapi kisah mereka yang tetap bangkit kembali meskipun kaki seakan tak mampu berdiri lagi. Kisah mereka yang tetap menjalani hidup meskipun dunia seakan tak menerima keberadaan mereka. "Tetaplah bertahan, suatu saat nanti dunia pasti akan menerima keberadaan kalian. Nama kalian akan terukir sebagai sejarah yang tak akan pernah lapuk termakan oleh waktu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines