perjalanan asmaraku

perjalanan asmaraku

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 18, 2018
Aku mengenalinya dari sebuah akun sosial media. Dia yang ku kira sesaat, dia yang aku kira tak nyata, kini dia hadir d hadapanku. bagiku, berkenalan dengan laki-laki di dunia maya itu hanyalah semu. Sebenarnya dulu aku tak mempercayainya, ya aku anggap ini perkenalan biasa, yang tak mungkin bisa menjadi nyata. Tapi yang aku pikirkan itu ternyata salah. Aku dengannya kini tengah menjalani hubungan, dari dulu aku selalu meragukannya. Tapi dia selalu meyakini ku ini bukan hayalan, dia akan membuktikannya padaku jika ini nyata. Tepat pukul 19.00 wib handphone ku berdering Kkriiingggg.... Krriiinnggg.... Krriinngg..... " Minggu depan aku akan menemui mu, tunggu aku dibogor " aku akan buktikan ,kalo aku ini nyata buka semu. Akupun terdiam , Tak banyak yang dapat aku katakan. Tepatnya 1 minggu Dia mengabariku. Ternyata dia sudah membeli tiket dengan tujuan BOGOR. Entah apa yg harus aku katakan. Dia laki-laki yang berbeda, dia membuktikannya semua kepadaku. Perjalanan 26 jam menurutku sangat lama. Dia tak menghiraukannya. Aku kagum dengan perjuangannya, Pertemuan pertama ku dengannya di sebuah halte bogor.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beautiful Sunset
  • Love Me (Again), Please!
  • Single Moms (End)
  • Sincere Love (Yizhan 🦁🐰/END)
  • TIAP-TIAP PUNYA MASING MASING
  • Amor Eterno
  • Criminal Love (YiZhan)(END)
  • Perjalanan Cintaku...
  • IT'S YOU, YOU WANG YEMI! [ END]

DISCLAIMER! (Cerita ini sudah terbit duluan di KaryaKarsa dengan status COMPLETED dan aku membuat works di sini dalam rangka promosi sahaja. ) Aku pernah jatuh cinta padanya, dulu. Tapi, dia adalah suami dan ayah yang baik. Keluarganya harmonis, kisah cintanya adalah legenda di kalangan mahasiswa. Sosoknya sangat kharismatik, aku bahkan yakin bukan satu - satunya wanita yang mencintainya meski tahu ia adalah pria beristri. Kusimpan perasaanku rapat - rapat, namun sial, Alex mengetahuinya. Bertahun - tahun aku terbelenggu dalam perasaan terlarang dan hanya pada Alex aku berani terang - terangan. Terang - terangan cemburu saat ia memberikan senyum hangat untuk perempuan lain, padahal aku bukan istrinya. terang - terangan ngambek ketika ia tidak peka akan maksudku, padahal memang aku bukan siapa - siapa selain mahasiswanya. Kemudian, kami berpisah. Jalan hidup membuat kami tidak pernah bertemu bahkan sekedar untuk berpapasan di jalan. Waktu pun membuatku beranjak dari perasaan senyap itu, aku berkencan dengan beberapa pria kecuali Alex. Tapi dia selalu jadi orang pertama dan terakhir yang selalu membersamaiku di setiap momen. Entah itu momen saat aku putus, galau bahkan kesepian. Alex selalu ada namun kami tidak bisa bersama. Tuhan memang satu, kami yang tidak sama. Aku menjadikan Alex sahabat terdekat meski tahu perasaannya untukku sangatlah gamblang terlihat. Hingga hidup membuatku harus memutuskan untuk menjauh darinya juga. Di sinilah lucunya, berpisah dengan Alex terasa asing namun aku justru kembali bertemu dengannya. Dia, pria kharismatik yang juga adalah suami dan ayah yang baik. Rasa yang dulu pernah ada itu kembali berdegup untuk nama yang sama. Sial, rupanya selama ini aku tidak pernah melupakannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines