Cahaya
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 18, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Aku berusaha melupakan luka. Aku sudah lelah menunggu. Karena "Tunggu" yang terucap tidak ada akhirnya. Aku lelah menanti hal tak pasti. Bagiku semua sudah usang, tak berarti. ~Cahaya, Madiun. Surakarta, jadi tempat ternyaman kedua selain kota dimana kita bertemu. Dimana kota itu menjadi saksi akan lahir dan dewasanya kamu. Menjadi kota tempat kamu tumbuh dan berkembang serta menuntut ilmu. Aku rindu kota itu dan kamu. ~Langit, Surakarta. Cahaya, maaf kita sudahi saja ya. Bukan aku yang seharusnya mendampingimu. Dia lebih berhak atas kamu. ~Terang, Madiun.
All Rights Reserved
#297
cahaya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kepingan Yang Terlupakan
  • My Destiny
  • Cinta Sang Prajurit (END)
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Biarkan aku yang pergi
  • Khayalku
  • Senja Untuk Pelangi(End)
  • She(r)
  • [2] Keluarga Kaktus | Ondah Family

Teruntuk kamu... Cahaya terindah dilangitku yang sepi... Kamu tak perlu tahu seluas apa angkasa raya tercipta.... Atau setinggi apa tempat mu berada... Karena semua yang menjadi bukti berada di paling hati ini... Satu yang ku ingin kau tahu... Sedalam apakah ku letakan nama mu... Semoga engkau akan selalu menjadi bulan... Yang selalu menerangi manusia rapuh sepertiku..... Aku ingin ingatanku kembali... Maaf ternyata aku sangat payah... Aku yang melupakanmu...

More details
WpActionLinkContent Guidelines