Waktu Yang salah

Waktu Yang salah

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 14, 2020
Jodoh tidak ada yang tahu selain tuhan, bisa jadi jodoh kita itu seseorang yang kita benci. ______ "Beneran ya, kamu jangan pernah ngilang lagi?" Ucap zia sambil memanyunkan bibir nya yang terlihat imut Dimata Raka. "Ya ampun ga dikabarin satu hari aja udah cemberut gitu." Jawab Raka santai sambil mengacak-ngacak rambut zia, zia yang kesal karena rambut nya yang tertata rapih menjadi berantakan pun mencubit lengan Raka dengan kesal. "Duhh sakit,sakit." Tidak sakit sih menurut zia, emang dasar Raka nya aja yang lebai. "Lebai ah, orang ga kenceng nyubit nya." "Lebai apa nya, orang beneran sakit ko" Raka pokus mengusap-usap lengan nya Zia langsung memegang lengan Raka sambil mendekat. "Beneran sakit?" Tanya zia pokus melihat bekas cubitan nya yang tidak terlihat. Raka diam-diam tersenyum, Zia yang menyadari dirinya di jailin pun langsung menghempaskan tangan Raka. "Tahu ah, nyebelin." Zia langsung pergi ninggalin raka yang cengengesan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REUNI (Enam)
  • SAD GHOST 6 ✓
  • LEARA
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI
  • LET IT BE  [ 'Cause She Was Tired.]
  • SELA ta KEY [END]
  • RACHA
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Disguise... [END]
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan

~ini lanjutan cerita ~Black Code ~ Apa nak kita buat hari ni?" tanya Ali antusias karena sudah lama mereka di liburkan dari misi. "Aku tak tau," jawab Alicia. "Kau dah sehat betul-betul ke ni?" Ali memandang khawatir Alicia. "Mestilah, lama masa rawatan yang aku jalani, tak kan tak sehat lagi, dah baik kita cepat, jenderal dah tunggu." Alicia mempercepat langkah kakinya. Setibanya mereka di akademi, Ali di sambut riang oleh semua teman-temannya terutama ejen wanita yang baru selesai menjalani perawatan sehabis kejadian yang menimpa sebelumnya. "Wah, rindu sangat ngan kau, Ali." heboh Moon seraya meninju bahu Ali. "Haha, aku pun rindu juga dengan korang semua. Haa, Khai...macam mana misi korang semalam?" tanya Ali sambil mendekati sahabatnya itu. "Tak sepenuhnya berjaya," jawab Khai lesu. "Eik, kenapa?" "Tak pe lah, yang terpenting Black Code tu dah tak ganggu dia." ucap Jet seraya merangkul Khai. "Ye dan lagi kita dah berjaya selamat kan Rizka," ucap Chris menimpali. "Betul juga, Rizka kau tak cedera kan?, kita orang di bagi tau ejen Geetha yang kau tu tekena tangkap." ucap Mika sambil mendekati Rizka. "Iya, yang herannya gw gak ingat siapa yang udah nyelamatin gw." jawab Rizka yang terlihat sangat linglung. "Bukan diorang ke?" tanya Roza bingung karena yang mereka semua dengar Jet dan ketiga rekan mereka menyelamatkan Rizka dari ruang bawah tanah tempat ia di sekap. "Bukan, kita orang tejumpa Rizka dah tertidur kat luar ruang bawah tanah tu. Belum sempat masuk." terang Jet. "Belum lagi, Anggrek Merah masih belum tertangkap." ucap Rudy mengejutkan semua orang. "Tapi untuk masalah tu, uncle cakap kita orang tak kan ikut sertai misi penangkapan Anggrek Merah, jadi aku rasa kira orang dah benar-benar terbebas dari semua masalah." ucap Ali untuk menenangkan kegelisahan teman-temannya. ~Mohon maaf kalo update nya lama dan tidak terjadwal karena author sibuk memikirkan alurnya (⁠-⁠_⁠-⁠;⁠)⁠・⁠・⁠・

More details
WpActionLinkContent Guidelines