Goodbye, Ana

Goodbye, Ana

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 20, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
#GoodbyeSeries1 Ana Lesmanavita, Perempuan paling berisik seantero sekolah. Suara yang melengking di tambah perawakan yang mirip seperti laki-laki. Tidak bisa diam, tukang rusuh kelas, dan yang dia sukai selama di sekolah adalah mengukur sekolah. Sensus penduduk sekolah memang hal wajib baginya. Cakrawala Hafiz Dawala, Ketua ekstrakulikuler LKBB. Tegas, disiplin, punya aura yang kuat, dan cenderung pendiam. Termasuk katergori kakak kelas tampan, yang sering di perbincangkan adik kelas. Dia mudah bergaul dan dilihat dari segi manapun, ia akan selalu tampan. Hari itu, Ana berniat menjahili teman kelasnya dengan rencana yang tak pernah ia pikirkan sebelumnya. Sebab hidupnya hanya selalu tentang candaan dan lelucon, tak pernah menganggap serius atas apa yang terjadi sehari-hari. Sampai pada suatu waktu, ia harus menghadapi scenario yang takdir buat untuknya. Memaksa Ana menjalani hidup antara sedih dan terluka. Ya, untuk pertama kalinya ia menyukai seseorang---seseorang yang sangat berarti untuknya. Namun, ketika Ana sudah nyaman, dia akan pergi karena tugasnya telah selesai. Yaitu, membahagiakan Ana.
All Rights Reserved
#410
seniorhighschool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Arsyilazka
  • ALNI
  • Jodohku
  • JANUARGHA
  • Stairway to Unknown
  • DANADYAKSA
  • Nada - nada Raka (Complete)

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines