Pembunuh Siluman

Pembunuh Siluman

  • WpView
    Reads 804
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadComplete Fri, Nov 30, 2018
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Mereka bersembunyi diantara manusia dan bayang-bayang malam, tanpa kita sadari mereka mulai bersiap untuk menggantikan posisi manusia di bumi. Siluman, mereka menyelinap dan memangsa manusia kapan pun ada kesempatan. Dengan kecerdikan mereka manusia sampai tak menyadari keberadaan mereka, namun tidak untuk mereka yang terjun di garis depan menghadapi makhluk-makhluk tersebut secara langsung di kegelapan malam. Institut Penelitian dan Pembasmian Siluman atau disingkat IPPS merupakan organisasi pembasmi siluman yang bergerak secara independen namun berada di bawah pengawasan militer negara. Mereka berupaya untuk membasmi siluman hingga ke akar-akarnya menggunakan berbagai teknologi yang canggih. Semenjak kesalahan yang diperbuatnya, Raka menjadi anggota IPPS demi mewujudkan tujuannya, namun apa yang dia inginkan tak semudah yang dia kira.
All Rights Reserved
#386
gore
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GAIA : Last Hope
  • Heart & Vein ( DIAM-DIAM DIA SUAMIKU ) END
  • Antagonist Queen
  • If (x < 80) {print "Mortake's Cyberclub BAD" ;}
  • Yamanu Island
  • Detektif Supranatural
  • VALLEY OF PEACE
  • The Voice of a Thousand Angels~ They Mumbles , We're Roars
  • [1] Takdir Putri Kecil Yang Liar

Tahun 2099. Bumi sekarat. Langit bukan lagi biru, udara menghitam oleh polusi, dan lautan berubah jadi lumpur beracun. Umat manusia tidak lagi bertahan-mereka hanya menunda kepunahan. Di tengah reruntuhan dunia yang dikendalikan oleh rezim korup dan propaganda masif, satu harapan terakhir muncul: Project Gaia, sistem penyelamat lingkungan yang telah lama dikubur oleh pemerintah. Devano Magasky Darmawan, seorang jenius teknologi, memilih melawan. Dikhianati oleh masa lalu dan diburu oleh teman lamanya yang kini menjadi musuh, ia membentuk tim pemberontak dari beragam latar belakang: hacker, teknisi, sniper, mantan militer, ilmuwan, hingga informan bawah tanah. Bersama, mereka menyusun rencana paling mustahil-mengaktifkan Gaia dan menghidupkan kembali planet yang nyaris mati. Namun misi ini bukan sekadar soal mesin dan data. Ini adalah pertarungan moral dan identitas. Siapa yang layak dipercaya? Apa arti pengorbanan dalam dunia yang sudah rusak? Dan apakah dunia yang baru layak diperjuangkan, jika harus mengorbankan sisi manusiawi kita? Di balik aksi sabotase, infiltrasi, dan kejar-kejaran maut, ada pertanyaan yang terus menghantui mereka: Bisakah manusia ditebus? Ataukah kita hanya layak punah bersama bumi yang kita rusak?

More details
WpActionLinkContent Guidelines