Ketika Aku Menangis Aku Mati

Ketika Aku Menangis Aku Mati

  • WpView
    přečtení 21
  • WpVote
    Hlasy 4
  • WpPart
    Části 1
WpMetadataReadRozepsáno
WpMetadataNoticeNaposledy publikováno úte, lis 20, 2018
WpInfo
Fikce
Romantika
Siapapun Bisa Mengeluarkan Air Mata. Air Mata Muncul Karena Perasaan Dari Dalam Hati Yang Sedih Ataupun Haru. Menahan Tangisan yang Mengeluarkan Air Mata, Sama Saja Menahan Perasaan. Perasaan Untuk Mengeluarkan Curahan Hati, Emosi, dan Jiwa-Pikiran. Bagaimana Jika Mampu Menahan Segala Rasa Untuk Menangis Itu Selama bertahun-tahun?, Dissa Akan Menjawabnya Dalam Kisah Ini yang Berjudul 'Ketika Aku Menangis, Aku Mati' --------------------------------------------------
Všechna práva vyhrazena
#1
dissa
WpChevronRight
Připoj se k největší komunitě vypravěčůZískej personalizovaná doporučení příběhů, ukládej si oblíbené do své knihovny a komentováním i hlasováním buduj komunitu.
Ilustrace

Taky se ti může líbit

  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • Ketaksaan Cinta ✔️
  • MY MJ (End)
  • ALLER
  • relationship syllaa
  • Cahaya [COMPLETED]
  • AURORA [END]
  • ARGA : THE SAVAGE BOY {END}
  • DELIA & WISNU [Completed]
  • Let Me Love You Longer

INI CERITA KARYA IMAJINASI AKU SENDIRI. JADI, JIKALAU ADA NAMA, TEMPAT DAN LAIN SEBAGAINYA YANG SAMA MUNGKIN ITU HANYA KEBETULAN SAJA. KARNA CERITA INI BENER-BENER KARANGAN AKU SENDIRI. MOHON DILARANG UNTUK PLAGIAT DALAM BENTUK APAPUN!!! -------- "Sisi lain yang tersembunyi..." ___ Seperti halnya luka. Ketika kamu belum merasakan bahwa kamu terluka maka kamu tak akan tau betapa pedihnya yang dirasa dari luka itu sendiri. Tapi ketika kamu tau atau bahkan mulai menyadari, maka kamu akan mulai merasakan betapa pedihnya luka itu. Meski itu hanya luka kecil sekali pun. Ketika kamu butuh sosok seorang yang menyayangi dan mencintaimu dengan tulus, saat itu juga kamu akan merasakan betapa pahitnya rasa sayang dan juga cinta, Secara bersamaan. Kamu akan mengerti ketika semuanya telah hilang, ketika semuanya menganggap Kamu tak ada bahwa sesungguhnya kamu ada. Dan kamu hanya bisa diam dan menerima, walau semua itu menyakitkan sekalipun. Airmata juga sudah tak ada gunanya hanya untuk menangisi sesuatu yang sudah terjadi. Tapi, meskipun begitu. "Kenapa airmata ini selalu saja keluar tanpa aku minta?" "Saat aku ingin bertahan pun, rasanya itu semua akan sia-sia. Tak ada yang perlu dipertahankan jika nantinya akan berakhir menyakitkan." "Terlebih, jika harus merasakan yang tak seharusnya itu terjadi secara langsung didalam hidupku" "Tak ada yang perlu dikasihani, Karna aku tak butuh rasa kasihan itu. Dan tak ada yang perlu diprihatinkan, ketika semua yang aku rasa telah hilang..., dan..., mati!" Sungguh, betapa kejamnya takdir mempermainkannya. 🍁🍁🍁

Více informací
WpActionLinkPokyny k obsahu