Nerv | Fajar Alfian

Nerv | Fajar Alfian

  • WpView
    Reads 14,863
  • WpVote
    Votes 2,125
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 24, 2023
Fajar bertemu dengan seorang cewek. Cewek aneh yang nangis sendirian tengah malem di rumah sakit. Cewek aneh yang tiba-tiba saja memukulinya tanpa sebab. Cewek aneh yang pada akhirnya menyeret dirinya untuk ikut terlibat pada masalah cewek itu. Fajar mungkin awalnya menyesali pertemuannya dengan cewek itu. Pertemuan yang membuat dirinya kerepotan sendiri. Bertemu dengan cewek judes, labil, tapi cengeng yang membuatnya jadi secara tidak langsung ingin selalu melindunginya. Fajar pun bahkan tidak tahu, kalau pada akhirnya takdir menyeretnya pada perasaan yang tidak pernah ia inginkan. **Halo, jadi aku udah unpublish beberapa part dari cerita ini yang nantinya akan aku publish ulang secara bertahap yaaa. Soalnya di cerita ini akan ada banyak perombakan mulai dari pemilihan kata, adegan, dan beberapa ucapan dari tokoh. Sooo feel free buat baca ulang yahh biar bisa ngerasain sensasi freshnya cerita ini. Aku cuman pengen agar lebih rapi aja nih dan bisa lebih masuk feelnya. Target tahun depan harus kelar nih Nerv, stay tune yak! Enjoy!**
All Rights Reserved
#45
bulutangkis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • ARANAYA (END)
  • COLDEST | NA JAEMIN ✔
  • ANTARES
  • Taaruf | Rian Ardianto
  • You Are (√) Complete
  • Hello, Mas Dosen! (TERBIT)
  • Garis Luka
  • TIME

Spin off Arunika's World dan SHAGA BISA DI BACA TERPISAH FOLLOW SEBELUM MEMBACA *** "Lo mau nggak pacaran sama gue?" Snowy. "Gue nggak mau pacaran sama lo. Gaya pacaran kita beda. Gue nggak suka main di luar, gue lebih senang habisin waktu di rumah. Kencan? Nonton? Malam mingguan? Chating 24 jam? Telponan sampai ketiduran? Nggak ada, gue nggak bisa. Gue lebih senang kurung pacar gue di kamar, nonton, ciuman, pelukan, sampai ketiduran. Udah," jelas Aghas, mata cowok itu menatap lekat mata Snowy yang berkedip-kedip lugu. Snowy terdiam, jadi Aghas pacarannya begitu? Kurung pacarnya di kamar, tahu-tahu bunting pas keluar? Astaga! Kenapa cowok itu bringas sekali? Satu tangan Aghas menyentuh dagu Snowy, mencapitnya lembut agar gadis itu mau menatapnya. Selama beberapa detik, Aghas nikmati kesalah tingkahan gadis itu atas tindakannya. "Jadi gimana?" "Gimana apa?" "Mau nggak pacaran sama gue?" *** April, 2022. Destharan. Cover by taasdesign.

More details
WpActionLinkContent Guidelines