Story cover for Sabel by madyaness
Sabel
  • WpView
    LECTURAS 154
  • WpVote
    Votos 44
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 154
  • WpVote
    Votos 44
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado nov 19, 2018
Namaku Sabel. Usiaku enam belas tahun. Aku duduk dibangku SMA di kelas sebelas. Tiada yang istimewa di kehidupan SMA-ku. Selain ke-dua belas sahabat karibku dan tugas-tugas yang tiada kunjung henti nya. Aku bukan anak yang pintar, apalagi populer.....
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos

1 parte

Regístrate para añadir Sabel a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
PAPERFLAKES de mynameisriani
5 partes Concluida
Pertama-tama saya ingin mengucapkan terimakasih atas rasa syukur kepada Allah SWT, kepada orang tua yang mengajarkan banyak hal, pada teman-teman semua yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Ini adalah novel ke2 saya, semoga bisa mengisi waktu luang kalian dan bisa mengenal saya lebih dalam. Saya bukan penulis yang hebat, inti dari saya share apa yang saya tulis ini, bukan karena saya pandai menulis tapi lebih tepatnya saya ingin kalian tetap mengenang saya walaupun saya sudah tidak ada di dunia ini. Kita semua akan meninggalkan dunia ini, tapi saya ingin meninggalkan dunia dengan kesan begitu banyak kenangan. Saya sudah banyak melewati pelajaran hidup sampai di umur 24 ini, dan saya masih saja harus banyak belajar dengan berbagai hal. Tapi di dalam buku ini saya ingin menjadi yang berbeda, menjadi sebuah kisah yang saya kumpulkan dari saat saya menduduki bangku sekolah. Mungkin tidak sebagus dan sebaik novel lainnya, tapi saya berharap novel ini menjadi hiburan sepi dan penyemangat kalian disaat gelisah. Anggaplah ini sebagai kata pengantar, tapi saya ingin membuat ini menjadi lebih panjang. Terkadang hidup memang begitu sulit hingga saya pun menyadari bukan karena keberuntungan tapi kerja keras dan mental yang kuat. Di dalam hidup semua pasti memiliki proses panjang yang menghasilkan suka dan duka di setiap kejadian. Semua sifat akan menjadikan kalian belajar menjadi manusia yang lebih baik, dan kalian akan bersyukur tentang masalah yang lalu-lalu timbul yang membuat kalian harus bekerja extra merubah diri kearah yang lebih baik.
𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄 de WidyaSyala
61 partes Concluida
Kepergian dua orang yang paling disayang olehnya memberikan kekosongan yang panjang dalam hidup Fajar. Ketika orang-orang yang berhubungan dengan kejadian itu sanggup menjalani kehidupan normal, waktu seolah berhenti berputar hanya untuk Fajar sendiri. Tidak ada perasaan yang lebih buruk selain ingin menghilang tiap kali terbangun dari tidur. Insiden di sekolah yang menjadikannya sebagai tersangka utama semakin memperburuk keadaan. Rumor dan perundungan terus datang kepadanya. Sampai akhirnya Fajar bertemu dengan orang yang memiliki nama yang sama dengan teman masa kecil yang tidak bisa dilupakannya, Marun. Semua luka lama itu seolah ditarik paksa kembali untuk diingat. Kehadiran gadis itu begitu mengusiknya sampai titik dimana Fajar merasa terancam dan kehidupannya yang memang sudah kacau balau menjadi tambah runyam. Segalanya menjadi lepas kendali dan Fajar hampir kehilangan keseimbangan jika saja Marun tidak meraih tangannya. Hanya saja gengaman itu membuatnya takut... Satu yang Fajar tak paham, uluran tangan itu bukan untuk menghancurkannya, melainkan untuk menyatukan kembali kepingan hatinya. --- I don't have anything to say. I don't have anything to do. I don't have anything to hold. I don't have someone to love. I don't have place to call home... I'm breathing but I'm not sure that I'm alive. --- ⚠️TRIGGER WARNING! Depresi, Post Traumatic Stress Disorder, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, Explicit Content. . ‼️Jika kalian membaca cerita ini di platform lain SELAIN WATTPAD, kalian kemungkinan besar beresiko terkena serangan MALWARE. Bacalah cerita original dengan aman HANYA DI WATTPAD👇🏻 https://www.wattpad.com/story/90365521?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=WidyaSyala&wp_originator=dtbvn2l94bpK%2Fyj9nO7JQPJuJ14RcfZx%2Fu6ok%2Fx7aV3%2FyqNzXbmW8CFFyYxQsTis%2FMC53ppiK2w1Wv8XfGMyCJdzPl1N85A5kvSja87SJFFXILqNHmDhDLgRYhnmeEVK
STORY KEISHA (TAMAT) de allfyxx_
54 partes Concluida
(𝙿𝚊𝚛𝚝 𝙻𝚎𝚗𝚐𝚔𝚊𝚙 𝙷𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚃𝚊𝚖𝚊𝚝) #1 in Hancur #1 in Luka #2 in Rapuh #4 in Remaja #8 in Fiksi remaja (Di awal mungkin ceritanya kurang menarik tapi kalau udh menuju konflik dijamin pasti naik darah!) Ini kisah tentang kemalangan seorang gadis bernama Keisha yang tak pernah merasakan bahagia dari kedua orang tua bahkan keluarga. Keisha yang hanya ingin mendapatkan perhatian namun hingga kapanpun ia tak akan pernah mendapatkan impian sesederhana itu. "kak." Andrian mematung itu suara gadis yang sangat ia kenal, Andrian berbalik perlahan dan menatap gadis yang memanggilnya. Andrian segera mengalihkan pandangannya dari Keisha. "Apa?" "Soal foto di club itu... Bukan aku kak, aku mohon jangan salah paham!" Jelasnya. "Apa peduli gue, kita nggak ada hubungan apapun! Dan gue juga nggak peduli kalau yang ada di foto itu lo atau bukan!!" Desis Andrian tajam. "Dan jangan pernah muncul di hadapan gue lagi JALANG!" --------------------------------------- Perasaan yang sesungguhnya padamu itu benar, Kita terlihat sama namun tetap berbeda bagaimana pun juga aku ingin tau apakah kamu merasakan hal yang sama denganku. Mungkin tidak ada harapan bagiku namun aku tetap menginginkan nya. Setelah Minggu, hari, waktu yang sudah berlalu. ------------ 𝓚𝓮𝓲𝓼𝓱𝓪 𝓗𝓮𝓻𝓶𝓪𝔀𝓪𝓷 --------------- 𝙳𝚘𝚗𝚝 𝙲𝚘𝚙𝚢 𝙼𝚢 𝚂𝚝𝚘𝚛𝚢! [FOLLOW AKUN AUTHOR SEBELUM MEMBACA HARGAI PENULIS YA!!] Start publish: 01 Maret 2020 Finished : 22 Oktober 2020 Novel By: AlfiyahNr ®15+ ᴄᴏᴘʏʀɪɢʜᴛ ©ᴀʟꜰɪʏᴀʜɴʀ03
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Serendipity cover
Hi-Fi (SUDAH TERBIT) cover
Areeyata [END]✅ cover
Thoughts of Mine cover
PAPERFLAKES cover
𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄 cover
Kisah yang Tertunda cover
STORY KEISHA (TAMAT) cover
Adiksi  cover
Mémoire cover

Serendipity

31 partes Concluida

Kami sekelas. Tapi, percayalah, aku tidak pernah berbicara dengannya. Dengan si pembuat onar di kelas. Dengan si murid paling urakan di sekolah. Suatu hari, dia menggedor pagar rumahku. Wajahnya memar, terdapat darah di ujung bibirnya. Dia babak belur, si pembuat onar itu. Hari itu, kubiarkan dia masuk ke rumahku dan kubiarkan dia menceritakan semuanya. Sebelum kejadian itu, tidak ada yang kuketahui tentang dirinya selain namanya; Revano. Dia menceritakan semua hal yang belum pernah diceritakan pada siapapun. Setelah kejadian itu, dimana dia menggedor pagar rumahku dan meringis di hadapanku, aku mengetahui satu hal tentangnya; dia tidak seperti yang kukira selama ini.