Only One
  • WpView
    Reads 220
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 20, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
-Putri Anasya Viara- Melupakan!!!!! Bagaimana caranya?? Sedangkan kau selalu berada didekatku.. Jujur aku sangat mencintaimu, sebab itu aku bertahan untuk mu. Akan ku usahakan untuk tetap bertahan walau hatiku sangat sakit, tapi aku tidak tau sampai kapan usahaku itu.. Maaf, karena jika aku sudah lelah dengan semua ini dan hatiku tak sanggup lagi bertahan, akan ku lepas dirimu.. * * * -Abi Axa Dirgantara- Akan ku buat kau, tidak dapat melupakan ku.. Maaf, karena telah menyakiti dan membuatmu kecewa.. Menyesal? Ya aku sangat menyesal, menyesali kebodohan dan keterlambatanku menyadari bahwa aku sangat mencintaimu. Aku berjanji akan membuatmu jatuh kembali pada ku dan membuatmu menjadi perempuan yang paling bahagia di dunia.. *** Jangan lupa di voment ya guys..
All Rights Reserved
#166
melupakan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Felicity [On Going]
  • Anex♡
  • NAUSY
  • who do i love ?
  • Karena Kamu Rumahnya
  • ZIA-IE
  • JAM 3 SORE
  • Aerilyn

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines