Why Me?
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 17, 2024
"Jika kamu tidak abadi dalam hidupku, maka abadilah kamu dalam tulisanku." Mantra itu terus kurapal, berharap besar untuk dia terus abadi bersamaku. Namun semesta berkata, tidak. Sekalipun kupaksa, dia hanya ada untuk sekadar lewat dalam hidupku.
All Rights Reserved
#120
psikiater
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cooking and Me
  • OBSD 🔞 [END]
  • Almost (COMPLETE)
  • Love at different times
  • Alina's Story
  • A Million Other Things
  • 2.LAST RAIN [ You're the only one ]✔ Lee Jeno
  • DIARY HAN JI-EUN
  • best friend and twilight
  • My Husband

Ketika keadaan mendesak dan hanya ada satu pilihan, mau atau tidak, kita pasti akan memilihnya. Tidak diberi pilihan sejak dia lahir hanya karena dia lahir sebagai seorang perempuan. bahkan dunia yang luas ini pun tidak mengetahui keberadaanya. Ah, tidak. Itu tidak sepenuhnya benar. Ada beberapa orang yang menyadari dan menghargai keberadaannya. Meski begitu, tetap saja ada yang berani mengkhianati nya. Meski mereka pernah mengatakan, "Aku tidak akan pergi. Aku tidak akan pernah berada jauh darimu. Aku berjanji." Namun janji hanyalah sebuah rangkaian kata. Yang dengan mudahnya tertiup terbawa angin. ___________________________________________________________________ Copywrights belong to Michelle Yovita "Misyell". Semua cerita ini murni dari kepala ku Jika ada kesamaan dari segi manapun dengan cerita lain, itu hanya ketidak sengajaan. Jangan lupa vote dan comment ya kalau suka dengan cerita ini. "Saya menulis hanya untuk menghibur pembaca saya dan menuliskan imajinasi saya itu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines