We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
METANOIA

METANOIA

  • WpView
    Reads 677
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 6, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah seorang gadis remaja yang berjuang untuk cinta, bahagia, dan lukanya. Anggela Renata Adiwijaya yang biasa di sapa Anggela. Gadis yang berjuta luka di hidupnya. Perjalanan panjang yang membuatnya hampir menyerah. Dengan Semua usahanya. Dia berusaha tetap bertahan di dunia yang terbilang kejam ini. Sekarang! Bersama dengan pelitanya!! Ia berharap, pelitanya tidak akan meredup!! Dan senang tiasa menerangi perjalanan hidupnya. Dan semoga, harapannya bukan hanya sekedar harapan yang lantas menghilang!! Menjadi angan-angan menyakitkan. Semoga tidak!! Ia berharap, semoga tidak. Sebab, jika benar-benar pelitanya meredup, atau kemungkinan buruknya, mati. Gelap. Hidupnya akan benar-benar gelap. Dan ia juga akan benar-benar menyerah. _______ "Kamu suka senja?" "Suka banget!" "Kenapa?" "Karena senja lebih tau cara pamit untuk pergi dan esok pasti dia akan kembali." ________ Sebelumnya judul cerita ini, My Kafka. Tapi, ada suatu alasan aku harus ganti judul. Tenang aja cuman ganti judul kok, alur ceritanya masih sama. Cerita ini saya buat dengan imajinasi saya sendiri, jika ada kesamaan tokoh, alur itu adalah hal ketidaksengajaan. so, don't judge people carelessly. Mari ikuti alurnya. Baca yah😊 Maaf jika menemukan kata-kata yang tidak nyambung atau typo 🙏🙏
All Rights Reserved
#82
kafka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • Only You [Slow Update]
  • KEPERGIAN SENJA
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Valcano
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • TITIK LUKA
  • Penuh Luka (On Going)
Hopeless

Repost update rutin setiap Rabu, Jumat dan Minggu di jam 8 malam :"-) :::: Kita adalah kisah happy ending dengan epilog yang menyakitkan. :::: "Sakit." Bukan. Bukan lukanya namun perasaannya. Ia menarik napas panjang, dadanya teramat sesak, bahkan bernapas pun begitu menyakitkan. "Tuhan, tolong dengar, aku mau pulang." Lirihan yang penuh duka keluar begitu saja. Semesta seolah senang melihat senyum di sudut bibir Jeslin bertambah pudar. "Aku hanya penikmat luka yang tidak pernah mengerti cara untuk sembuh." "Terluka lalu lupakan" "Sulit, tapi aku sanggup." "Terima kasih atas semua luka yang tak pernah berujung."

More details
WpActionLinkContent Guidelines