Kisah Cinta Era

Kisah Cinta Era

  • WpView
    Membaca 789
  • WpVote
    Vote 29
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Apr 8, 2020
WpInfo
Fiksi
Tema Sosial
Menikah diusia muda? Sedangkan Era sangat menghindari hal itu. Baginya menikah muda adalah hal perenggut kebebasannya sebagai seorang wanita, Era masih ingin menikmati langit masa muda dengan tidak terbebani akan sebuah pernikahan. Namun Fatih, cinta pertama dan suami Era justru sangat bersyukur atas semua ketidaksengajaan ini. Masa lalu yang begitu gelap dan sebuah hidayah atau lebih tepatnya kesempatan yang datang, adalah salah satu alasan mengapa Fatih sangat bersyukur memiliki Era, yang notabenenya cucu kiyai besar dan jebolan pondok pesantren. Fatih yakin Era, cinta pertamanya adalah sosok yang Allah kirimkan untuk merubahnya dan membantunya kembali kepada Allah SWT. Mampukah mereka melalui semua ini? Melewati hari-hari tanpa status jomblo atau singgel. #SlowUpDate #AyoMondok Don't jiplak, plagiat dan satu kingdom dengan itu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#33
mondok
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cinta Dalam Sepertiga Malam (CDSM)  [Revisi]
  • Jemput Aku ✔ |SUDAH TERBIT|
  • SEPARO (TAMAT)
  • Belum Siap
  • Sekali Lagi (End)
  • Bersamamu Halalku √
  • BAD BOY SANGE
  • Complicated Marriage.-Myg
  • Surat Cerai EDISI REVISI [TAMAT]✔️
  • Kali Kedua [After Marriage] ✔

Masalah umur, rizki, jodoh, bahkan kematian, sudah ada yang atur. Tugas kita hanya menjalaninya dengan ikhlas. Dekatkan diri kepada sang pencipta, apapun masalahmu, hamparkan sajadah mu, menangislah dalam sujud panjangmu, minta kepada tuhanmu, tak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Ketika perjodohan tak dapat Naira hindari, ia hanya bisa berserah diri kepada Allah. Bahkan dihari pernikahannya, pipinya tak pernah kering, bahkan senyum tak sedikitpun tergambar di bibirnya. Sampai sehari sebelum pernikahannya, ia masih setia menunggu Fatih. Pemuda yang katanya mencintainya, pemuda yang katanya berjanji akan memperlakukan Naira layaknya seorang ratu, pemuda yang katanya ingin menyempurnakan agamanya bersama Naira, pemuda yang nyatanya tak kunjung datang untuk merealisasikan semua janjinya. Tetapi, sebaik apapun manusia menyusun rencana, rencana Allah lah yang terbaik.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan