Aku Lihat Mereka!

Aku Lihat Mereka!

  • WpView
    Reads 3,379
  • WpVote
    Votes 267
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 19, 2019
"Kamu tau Jien, tuanku menyuruhku untuk membunuh dia," menunjuk dirinya sendiri "dia," sambil menunjuk kearah Elena yang terkulai dengan darah "dan," "SIAPA?!" Teriak Jien menantang. "Dia," sambil melemparkan pisaunya keperut Seshil. "Argh!" rintih Seshil kesakitan. Setelah itu, Violet pun tumbang. Saat Violet tumbang, berdirilah si iblis disambil Violet.
All Rights Reserved
#1
fiksiilmiyah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kingdom In Ashes
  • Serena's Secret
  • Dilema [COMPLETED]
  • Beware of The Villain
  • The Antagonis Body!
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • The Miracle Of Crystals
  • Crazy Fox Lady (TAMAT)
  • Shadows of the Main Story
  • Soul From The Past[END]

Suara lonceng tua menggema di antara kabut yang menggantung rendah di lembah Kastil Velraeth. Di puncak menara tertinggi, seorang gadis duduk membisu, membelakangi jendela berjeruji besi. Rambutnya hitam menjuntai, kulitnya pucat seperti pahatan batu, dan matanya kosong... seolah menyimpan kutukan dunia lama. Mereka memanggilnya anak iblis, kutukan berdarah, pewaris tak diinginkan dari Kerajaan Eltherra. Ia dikurung sejak delapan tahun, setelah seorang prajurit hangus oleh api yang muncul dari telapak tangannya sendiri. Dua belas tahun berlalu. Hari ini, pintu baja yang tak pernah terbuka itu berbunyi. Langkah asing mendekat, bukan milik penjaga. Dan dari balik jeruji, seorang pria berjubah hitam berdiri, matanya segelap malam, tangannya membawa surat tua bersegel darah. "Putri Seraphine Elmyra," ucapnya. "Aku datang bukan untuk menyelamatkanmu. Aku datang untuk menagih pernikahan kita-janji darah yang dibuat sebelum kau lahir." Seraphine tersenyum tipis. "Sudah terlambat," bisiknya. "Karena siapa pun yang mencintaiku... akan terbakar." Dan dari kejauhan, angin membawa bisikan yang telah lama dilupakan: "Jika darah iblis bersatu dengan darah manusia... maka kerajaan akan jatuh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines