Kemukus Samudera

Kemukus Samudera

  • WpView
    Reads 507
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 7, 2019
Kemukus Aksara, Orang-orang memanggilnya Aksa. Dulu, hampir satu sekolah mengenalnya, ia adalah sesosok lelaki yang bisa dikatakan memiliki kepribadian yang sangat bagus, terbukti dengan bunda ku yang langsung akrab dengannya saat pertama kali bertemu. Ia juga sangat terkenal dengan segudang prestasinya, keramahannya, ketampanannya, kesopanannya, dan keahliannya dalam ilmu bela diri. Iya, dia adalah salah satu lelaki tanpa cela. Layaknya seorang lelaki yang sangat diimpi-impikan oleh kebanyakan perempuan. Tapi apa kau tahu semakin aku mengenalnya, semakin sering ia memberi ku kejutan beserta pertanyaan yang tak pernah luput dari pikiran ku. Ia bagai puzzle yang diacak dengan begitu sulit, hingga suatu ketika mengumpulkan kepingan puzzle itu menjadi kewajiban ku. Setiap kepingan puzzle yang ku temukan pada dirinya ternyata itu bukan pertanyaan biasa, itu adalah pertanyaan yang sering muncul di masyarakat, namun sering kita abaikan, atau malah kita remehkan.
All Rights Reserved
#163
samudera
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sempurnakan Cinta ✓
  • DEVIAN [END]
  • Menyimpan Rasa (END)
  • 18 Tahun
  • ASSYA (TERBIT)
  • Ketos Milik Aqila
  • Altatair✓ [Revisi]
  • Love's illusion

Aku pernah menyampaikan rasaku lewat aksara beku yang kuungkap dengan cinta... Hingga saat ini aksara beku itu masih menyimpan kenangan tentang cinta... Dan selamanya aksara beku ada untuk mengungkapkan cinta... Story tentang bagaimana seorang bocah manis survive dalam hidupnya, lalu menemukan keutuhan juga ketulusan cinta yang selalu ia sebut dalam doa. Tentang seorang remaja tampan yang kini memeluk cintanya, bersyukur juga bahagia dengan limpahan cinta yang ia terima dari keluarga asing yang kini menjadi keluarganya. Banyak tawa, airmata, amarah, kesal, sedih, bingung juga sesal disana. Dan semua sudah menjadi kenangan.... Tenang dalam gelap ⭐

More details
WpActionLinkContent Guidelines