Ketika gue mempertanyakan sesuatu ke langit, langit selalu menjawabnya dengan indah. Bukan, bukan gue bisa ngomong sama bintang, bulan, meteor, atau matahari, gue bukan dewa.
Gue penyuka stargazing, atau mungkin sedikit 'terobsesi'. Dan gue ga menyangkal itu. Gue suka 'curhat' ke langit, terutama pas malem, dari cuman yang semenit, sampe semalaman penuh gue pernah. Dan jawaban yang diberikan langit kadang beragam.
Waktu gue sedih, langit hujan. Waktu gue bahagia, langit cerah, dengan banyak bintang. Waktu gue galau, langit ikut galau.... Ga deng.
Tapi yang jelas, waktu gue jatuh cinta tapi ga bisa bahagia, langit bergeming.
Bingung kali ya, mau jawab apa.
Gue jatuh cinta, dan cinta gue juga jatuh sama gue. Tapi kita tidak ditakdirkan bersama. Momen yang seharusnya menjadi bahagia, tapi malah jadi beban buat gue.
Gue, kudu gimana?
Kisah seorang gadis cantik yang berkeinginan hidup normal. Namun sepertinya itu hanyalah sebuah angan yang tidak mungkin terjadi jika saja ia tidak dikelilingi dua pria gila yang terobsesi dengan dirinya.
Kekasih yang kau harapkan dapat melindungi dan tempat bersandar saat kedua orangtuamu harus pergi meninggalkanmu dari dunia ini. Malah merusakmu sedemikian rupa, merebut sesuatu yang berharga darimu.
Sahabatmu yang mencintaimu diam-diam. Kebohongan yang harus kau tutupi karena kau takut ditinggalkan olehnya. Tempat bersandarmu satu-satunya, saat kekasihmu tak bisa lagi diandalkan.
Pria asing yang kau anggap malaikat pada awalnya..
Dan, satu lagi pria asing yang sering berkunjung ke kafe tempatmu bekerja. Menganggapmu sebagai bagian masa lalunya.
Adakah seseorang yang bisa menolongnya keluar dari mimpi buruk ini?
Dia sekarat..