Sunrise and Sunset

Sunrise and Sunset

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 25, 2018
Didedikasikan buat Nor Hasanah penyuka senja Takdir ini bukan aku sutradaranya. Skenerio ini bukan aku penulisnya. Maaf tapi di sini aku hanyalah seorang tokoh dimana antagonis dan protagonis adalah watak yang bukan aku ingini. Aku hanya menurut apa kata sang khalik. ~Haifa Althafunisa Kenapa aku yang harus menerima sakit ini? Bukankah di sini aku antagonisnya? Bukankah di sini aku yang egois? Lantas, mengapa rasanya semakin hari semakin sakit? Siapa sebenarnya yang patut di salahkan? Rasanya aku tak sanggup. Jangankan bahagia, tertawapun rasanya aku gak sanggup. ~Muhammad Hanan Al-Farisi
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bittersweet
  • Kusebut Namanya Dalam Akad
  • adalah TAKDIR (ongoing)
  • Takdir Dua Insan
  • Janji Diujung Doa
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • Mahligai Cinta [END]✓

❗AWAS BAPER ❗ Bagi seorang Abhipraya Kalil Nawasena (Kalil) mencintai takdir yang telah digariskan oleh Tuhan, adalah suatu keharusan. Termasuk saat dia bertemu dengan Annora Shakierra (Annora) yang menjadi takdir paling istimewa dalam hidupnya. Begitu juga dengan Annora, dia selalu berdoa meminta kebahagiaan atas segala rasa perih yang telah dia lewati dan ternyata, Tuhan memberikan Kalil untuknya. Inilah kisah perjalanan cinta penuh haru dalam balutan rasa syukur karena saling dipertemukan. "Setiap detik yang aku habiskan, aku ingin menjadi cinta yang sempurna untukmu dan membuat cerita tanpa akhir bersamamu." (Dari Kalil untuk Annora)

More details
WpActionLinkContent Guidelines