Terjebak Dilema Cinta

Terjebak Dilema Cinta

  • WpView
    Reads 386
  • WpVote
    Votes 153
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika, kita jatuh cinta kepada orang lain. Namun orang itu, bukan manusia, dan kita pun ternyata sama, tanpa kita sadari. Sejauh-jauhnya kita menghindar, maka jodoh akan selalu datang. Alam selalu tahu kepada siapa kita akan bertemu, dan sampai hari itu. Apakah kita harus lari atau terdiam. Pelukan yang terasa dingin, seperti batu, atau pelukan hangat, seperti bulu, Cerita, mitos yang selalu kita baca, Kebohongan belakang, hingga takdir yang membawa kita kepada.... Note : Cerita revisi dari sebelumnya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 31 Months for You (Revisi)
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • RANNA
  • UNREQUITED: friend version
  • Takdir Terbaik
  • ZEGAN
  • Alice [Completed]
  • Anugerah Terindah
  • 2 Reflection  ✔️
  • Through Back

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

More details
WpActionLinkContent Guidelines