Sebuah Janji

Sebuah Janji

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 27, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku berharap kelak kita akan bertemu dan bersama lagi" kutatap tepat di mata coklat nya, dan seketika jatuhlah cairan bening tersebut tanpa ku ijinkan. kemudian ku keluarkan kenang-kenangan untuknya, kemudian ku letakkan di telapak tagannya. Dia pun membukanya dan nenatapku "Aku akan menunggumu", ujarku pilu. Kemudian, dia menghapus air mataku "Aku berjanji, setelah aku mengejar impianku, aku akan kembali padamu. Tenanglah aku takkan melupakan dirimu", aku mengangguk lemah. "Terima kasih atas hadiah yang kamu beri, aku akan mengenakannya nanti" sambil tersenyum manis padaku. "Selamat tinggal" ujarku sarat dengan kesedihan.
All Rights Reserved
#225
promise
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Expecting The Unexpected (Complete)
  • Wrong Dream
  • Diksi Matahari ⛅ (TAMAT)
  • Terima Kasih, Benua ✓
  • Rainy Day (complete)
  • YOUNIVERSE (Tahap Revisi)
  • Plot Twist
  • Remember?
  • Oddly Coupley (Complete)

Di dunia ini kita hanyalah boneka bagi yang berkuasa. Banyak hal yang tak terduga yang dapat mengubah semua ekpektasi dan rencana hidup kita. Akan tetapi ketika Tuhan berkehendak lain, maka tak akan pernah ada artinya rencana yang telah dibuat. Sama hal dengan perasaan. Ini adalah kisah seorang gadis yang dijodohkan dengan pria yang perfekfionis dalam merencanakan sesuatu. * "aku ingin bercerai." "jadi kucing kecilku sudah berani menggigit huh?" *

More details
WpActionLinkContent Guidelines