Berjalan di jalan yang beraspal, laut tampak bergoyang disisinya. Kakinya berhenti untuk merasakan semilir angin yang berhembus. Angin berwarna transparan mengiringi laut yang tenang membuatnya tampak seperti kilau kuning yang samar. Ren terhenyak saat menyadari ada yang berbeda dari laut yang selalu menemaninya. Warna suara yang biasa terlihat biru tua gemilau, yang selalu membuat tenang saat mendengarnya, kini tampak berbeda. Terselip biru muda yang memudar mendampingi suara laut. Warna yang mengandung kesedihan yang mendalam, keputusasaan yang sangat menyedihkan, membuat Ren merinding saat mendengarkannya. Tubuhnya terjatuh dengan air mata yang menggenang dimata. Hatinya merasakan kehampaan dan rasa sepi yang menyakitkan. Sembari tangannya mencengkram dada, mata itu memandang laut dan bertanya-tanya. Apa yang membuat suaranya berwarna seperti itu?
Cerita ini merupakan keseharian seorang gadis yang mempunyai kemampuan Synesthesia. Kemampuan ini membuat orang tersebut dapat melihat warna setiap suara yang didengarnya. Setiap rasa senang, sedih, gelisah, kecewa, dan bahagia dapat dia ketahui hanya dengan melihat warna dari suara. Gadis ini sangat mencintai laut, dan menganggap laut sebagai sahabat yang selalu menemani dan ada untuknya. Mendengar cerita dari laut adalah kesehariannya. Laut selalu membawa hal-hal baru yang tidak dia ketahui dari dunia luar. Pada suatu ketika, sang gadis menemukan bahwa laut membawa suara dan bisikan yang sangat menyedihkan kepadanya dan kemudian berusaha menemukan rahasia dari rasa sedih tersebut.
All Rights Reserved