Aleatory
  • WpView
    Reads 61,641
  • WpVote
    Votes 2,401
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku terus berlari dari masa lalu Sudah cukup untuk menjadi bodoh saat itu Tembok pertahanan mulai ku bangun untuk tidak lagi membuka hatiku Tapi sayangnya kau selalu datang, dan membuat pondasi yang ku buat runtuh. "Saya bukan tipe laki-laki yang suka mengobral janji. Tapi kamu harus percaya kalau saat ini saya sedang berusaha membuat kamu bahagia." - Heiden Fachri Putra "Kamu laki-laki hebat, punya segudang prestasi yang membanggakan. Saya nggak ada apa-apanya dibandingkan itu semua. And I just want to tell you that i'm too complicated to be loved." - Sunny A. Djuantara "Kamu yakin mau sama aku? Tapi kalo aku nanti mampunya beli Honda Beat gapapa ya? Kan kata orang, nggak Beat nggak so sweet. Hehe." - Anggara Septian
All Rights Reserved
#466
abdinegara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Heartbeat [ Completed ]
  • Rarudet Squad (END)
  • Pacar Sengklek (On going)
  • Backstreet: Life After Breaking Up
  • BarraKilla
  • FLAT LOVE [Harqeel]
  • Black Rose
  • MORALLESS
  • STRAY HEARTS [END]
  • DikaRanggi

Abela, dokter spesialis jantung dengan karir cemerlang. Punya banyak fans, sayangnya playgirl. Eits, playgirl bukan sembarang playgirl, bukan doyan gonta-ganti cowok, tapi cewek. Sekali lagi... cewek! Cantik, tinggi, pinter, bodinya... auranya... wuh, siap2 belok deh. Marsya, abg yang menjelang dewasa. Punya hobi unik, selalu daftar jadi pasien hampir setiap hari cuma untuk bertemu dokter Abela. ---------------- "Kayaknya jantung saya makin gak sehat dok." "Kamu sehat. Jantung kamu sehat. Sama seperti kemarin, kemarin lusa, kemarinnya kemarin, dan kemarin kemarin sebelumnya." "Ih serius deh dok, jantung saya selalu ngajak perang tiap natap mata dokter, jedug-jedugnya gak selow. Kayaknya saya gagal jantung deh dok." "Kamu harusnya ke spesialis saraf bukan jantung, kayaknya saraf kamu ada beberapa salah tempat." "Ah dokter, tau saya luar dalam. Jadi terharu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines