We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Aleatory
  • WpView
    Reads 61,638
  • WpVote
    Votes 2,401
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku terus berlari dari masa lalu Sudah cukup untuk menjadi bodoh saat itu Tembok pertahanan mulai ku bangun untuk tidak lagi membuka hatiku Tapi sayangnya kau selalu datang, dan membuat pondasi yang ku buat runtuh. "Saya bukan tipe laki-laki yang suka mengobral janji. Tapi kamu harus percaya kalau saat ini saya sedang berusaha membuat kamu bahagia." - Heiden Fachri Putra "Kamu laki-laki hebat, punya segudang prestasi yang membanggakan. Saya nggak ada apa-apanya dibandingkan itu semua. And I just want to tell you that i'm too complicated to be loved." - Sunny A. Djuantara "Kamu yakin mau sama aku? Tapi kalo aku nanti mampunya beli Honda Beat gapapa ya? Kan kata orang, nggak Beat nggak so sweet. Hehe." - Anggara Septian
All Rights Reserved
#181
perwira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE ON THE BRAIN
  • MORALLESS
  • The Heartbeat [ Completed ]
  • Plot Twist - Hartono's Fam [END]
  • Rarudet Squad (END)
  • Something Different
  • Pacar Sengklek (On going)
  • DikaRanggi
  • BarraKilla
  • A SECRET LOVE

"Aku nggak nyangka akan bertemu siapa pun, apalagi dia. Seorang lelaki tinggi, bermata tajam, dan terlalu percaya diri. Cara dia tersenyum, seolah dia tahu dirinya menawan, you made it worse. Sangat menjengkelkan. Ain't got time for that thing in the middle of all this stress. Namun... ada sesuatu dalam dirinya yang nggak bisa aku hilangkan. Mengganggu? Sangat iya, tapi juga menarik."- Sabrina Martadinata "Saat dia menabrakku, mau tak mau aku memperhatikannya. Ada sesuatu yang menawan dalam cara dia bergerak, bahkan dalam rasa frustrasinya. Matanya, penuh tekad dan berapi-api, langsung menarik perhatianku. Dia tidak terpesona pada pesona seperti kebanyakan orang lain, dan aku menyukainya. Dia berbeda. Kuat, cantik, dan sama sekali tidak menyadari betapa mengagumkannya dia. I couldn't take my eyes off her." - Adriano Wiradiputra

More details
WpActionLinkContent Guidelines