Kekasihku adalah DIA

Kekasihku adalah DIA

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 21, 2018
Bagaimana bisa ku tak jatuh cinta? Jika Allah saja memberikan cinta untuk mencinta? Terlarut sudah aku dalam perangkap kebutaan, kebutaan akan cinta yang gila. Gila dalam artian berlebih kasih ku berikan sebuah pujian pujian yang selalu saja membuatku merasa tidak puas untuk memujinya (dia yang ada dalam hidupku ketika itu). Sebut saja dia Kahfa. Kahfa adalah seorang yang sangat tampan, berintelektual tinggi, pekerja keras, dan baik hati (setauku begitu sesuai dengan realita yang aku lihat). Kahfa adalah teman sebayaku, lebih tepatnya adalah teman sebangku. Tiga tahun lamanya dia tetap setia menjadi teman sebangkuku. Ah bosan sebenarnya, tapi aku merasa nyaman saja. Di kala itu, tepatnya ketika kita duduk di kelas Tiga SMP, sesama hatipun saling sejalan, kita sering bercerita, pulang selalu bersamaan, belajar kelompok, dan sempat juga jalan bareng. Dan ketika kebersamaan itu mulai terjalin, aku dan Kahfa saling suka dan kita jalin hubungan dengan status "Pacaran". Mungkin diusiaku ini sering orang menyebutnya dengan "Cinta Monyet". Ah entahlah ku tak tau. Mana bisa ku berfikir ketika usiaku selabil itu. Ku rasa aku hanya bersenang-senang saja tanpa pedulikan yang lain. Tanpa pedulikan bahwa ada yg lebih pantas di puja. Ada rasa menyesal dalam hati ketika Kahfa menyakitiku dengan begitu congkak dan arogannya dia. Kini aku sadar sang pemberi cinta adalah kekasih sejatiku sampai kapanpun itu, dan DIA adalah segalanya di atas apapun, DIA adalah Allah sang Penguasa semesta ❤️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Kamu Dan Dia
  • Cerita Tentang Kita
  • It HURTS
  • Friend's Zone's
  • semesta membatu
  • I LOVE YOU, KAK! [SUDAH TERBIT]
  • REVEALED
  • My Diary
  • Menyimpan Rasa (END)

Kebahagiaan yang aku miliki ada padanya,Dia yang membuat hidup ku jauh lebih berwarna.Kasih dan sayangnya menjadi candu tersendiri untuk terus kunikmati. Satu hal yang harus aku ingat!dia hanya seorang sahabat dan tak mungkin bila cinta menghancurkan segalanya.. Tapi kita tak kan pernah tau,cinta hadir untuk siapa kan?Pun skenario Tuhan tak bisa terelakkan... So,apa salah sahabat jadi cinta?Menurutku Tidak! Akankah persahabatan ini terus berjalan?atau akan berakhir ditengah jalan?Entah karna hadirnya cinta atau bahkan orang ketiga? Jika memang ada cinta diantara kita,biarkan ini berjalan dan jangan pernah untuk mengakhiri apa yang seharusnya tidak engkau tinggalkan. Dan jika ada orang ketiga diantara kita,ijinkan aku ikhlas menerima,bila kebahagiaanmu memang ada pada dirinya.Tapi kumohon jaga hatiku bila cinta ini mulai tumbuh,untuk sementara waktu atau untuk selamanya aku pun tak tau.. Aku harap itu semua hanya mimpi.karna aku tak ingin terlalu jauh untuk tersakiti.Bila rasamu hanya menyayangiku tanpa menuntutnya lebih,biarkan aku memendam rasa ini agar tak terlalu dalam untuk menyayangimu jauh sebelum cinta itu hadir..

More details
WpActionLinkContent Guidelines