Kekasihku adalah DIA

Kekasihku adalah DIA

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 21, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana bisa ku tak jatuh cinta? Jika Allah saja memberikan cinta untuk mencinta? Terlarut sudah aku dalam perangkap kebutaan, kebutaan akan cinta yang gila. Gila dalam artian berlebih kasih ku berikan sebuah pujian pujian yang selalu saja membuatku merasa tidak puas untuk memujinya (dia yang ada dalam hidupku ketika itu). Sebut saja dia Kahfa. Kahfa adalah seorang yang sangat tampan, berintelektual tinggi, pekerja keras, dan baik hati (setauku begitu sesuai dengan realita yang aku lihat). Kahfa adalah teman sebayaku, lebih tepatnya adalah teman sebangku. Tiga tahun lamanya dia tetap setia menjadi teman sebangkuku. Ah bosan sebenarnya, tapi aku merasa nyaman saja. Di kala itu, tepatnya ketika kita duduk di kelas Tiga SMP, sesama hatipun saling sejalan, kita sering bercerita, pulang selalu bersamaan, belajar kelompok, dan sempat juga jalan bareng. Dan ketika kebersamaan itu mulai terjalin, aku dan Kahfa saling suka dan kita jalin hubungan dengan status "Pacaran". Mungkin diusiaku ini sering orang menyebutnya dengan "Cinta Monyet". Ah entahlah ku tak tau. Mana bisa ku berfikir ketika usiaku selabil itu. Ku rasa aku hanya bersenang-senang saja tanpa pedulikan yang lain. Tanpa pedulikan bahwa ada yg lebih pantas di puja. Ada rasa menyesal dalam hati ketika Kahfa menyakitiku dengan begitu congkak dan arogannya dia. Kini aku sadar sang pemberi cinta adalah kekasih sejatiku sampai kapanpun itu, dan DIA adalah segalanya di atas apapun, DIA adalah Allah sang Penguasa semesta ❤️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita Tentang Kita
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Yang Tertinggal
  • Limerence
  • I LOVE YOU, KAK! [SUDAH TERBIT]
  • Friend's Zone's
  • Rahellitha
  • My Diary
  • It HURTS

Terkadang kita tak mengerti apa yang sebenarnya di inginkan oleh hati, terkadang sebuah hal kecil dapat membuat kita tersenyum dengan tulus atau bahkan mengingatkan kita tentang sepenggal kisah yang pernah terjadi. Aku mungkin hanya orang biasa yang mempunyai banyak mimpi untuk di wujudkan tapi aku selalu percaya suatu saat hal ini akan menjadi nyata walaupun entah kapan akan terrealisasikan, hanya Tuhan yang tahu. Inilah kisahku aku akan memulainya, baca , dengarkan dan mengertilah ini kisahku tentang sebuah perjalanan perasaan yang terjadi dalam hidupku. Entah ini takdir atau hanya ujian hidup yang harus terus aku jalani. Kadang aku merasa ini begitu menyakitkan ,begitu tak adil. Kadang aku ingin marah tapi dengan siapaa? Disaat aku merasa aku tak sanggup lagi menjalaninya aku akan menangis sekeras-kerasnya agar aku bisa merasa lebih baik, tapi tentu saja hal itu hanya bersifat sementara. Ataukah aku harus lari dari kenyataan hidup yang harus aku jalani? Mungkin dengan begitu hidupku akan lebih baik, tak mungkin semudah itu teman-teman aku ini masih remaja belum punya apa-apa , jajan aja masih minta ortu. Yaahh...apapun yang terjadi kedepannya aku cuman bisa jalani. Hidup ini kan penuh dengan teka-teki dan misteri apapun yang terjadi aku harus terus belajar mensyukurinya.hanya itu yang bisa aku lakukan. Seperti menerima keadaanku sendiri . Yaa keadaanku sendiri , keadaan yang kurang baik , keadaan yang sempat membuat aku menangis sebulan lamanya, keadaan yang membuat duniaku seperti kiamat , seperti waktu berhenti berputar . Entah kenapa ini terjadi bertubi-tubi kepadaku . Yang aku tau saat itu aku jatuh dan merasa ini sudah berakhir. . . . . . . Cerita ini telah aku revisi ulang dari cerita sebelumnya yaa..karna ada beberapa yang harus aku ubah sedikit dan perbaiki karna ada kesalahan teknis. Selamat membaca guys...

More details
WpActionLinkContent Guidelines