Coldest Senior 2 : SANDARAN

Coldest Senior 2 : SANDARAN

  • WpView
    GELESEN 3,771
  • WpVote
    Stimmen 247
  • WpPart
    Teile 9
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Apr. 22, 2020
WpInfo
Belletristik
Romantik
Perjalanan mereka belum berakhir Hubungan jarak jauh kali ini menjadi pembatasnya Tidak ada status? Namun mereka punya komitmen. Sandaran menjadi tempat istirahatnya.
Alle Rechte vorbehalten
#28
coldest
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Coldest Senior✔
  • Teluk Samudra [ TAMAT ]
  • The False Reality (TELAH TERBIT)
  • About Us [On-Going]
  • Give Me That Feeling
  • DESTINY (END)
  • AMERTA : The Last Embrace
  • Noda dalam Cinta

[Completed] Kalian tahu rasanya memperjuangkan seseorang tapi yang diperjuangkan sama sekali tidak mengerti artinya perjuangan? Dua orang yang selalu bertolak belakang. Tassia menyukai keramaian, heboh dengan dirinya sendiri, selalu punya teman banyak. Bahanya, dia menyukai lelaki berdarah dingin, menyakitkan dan... tetap akan menyakitkan. Nico Devano, senior dingin yang disukai Tassia. Perkenalan yang dimulai dengan sapaan manis beraroma Acqua. Hal yang paling tidak bisa dilupakan Tassia. Jatuh bangunnya Tassia memperjuangakn Nico sama sekali tidak dilirik. Sampai... Nico meninggalkan Tassia ke Jerman tanpa ucapan perpisahan yang manis. Tidak seperti sapaan di kantin yang selalu Tassia ingat. Bukan hanya satu atau dua rintangan untuk memiliki senior dingin itu, Tassia harus rela terkena amukan dari senior cewenya. Mata cokelat terang, Aroma acqua, Dingin, Menyakitkan, Perkenalkan, Dia... Nico Devano.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien