The Reality Of Love

The Reality Of Love

  • WpView
    LECTURAS 96
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, mar 28, 2019
WpInfo
No ficción
banyak yang bilang perasaan tak mampu di ungkapkan dengan kata kata, kalimat maupun sekedar basa tubuh saja, tapi menurut ku semua itu bisa dilakukan dengan keadaan atau situasi perasaan kadang banyak orang merasakan yang nama nya bdmd ( badmood ) ntah apa sebab nya bisa merasakan hal itu, pasti kalian pernah begitu kan, mersakan hal yang aneh namun nyata. banyak jenis perasaan yang dapat diungkapkan yaitu, perasaan sedih,marah,kecewa,bahagia dan lain lain terutama dalam hal percintaan pasti banyak kalangan orang orang yang merasakan hal yang membingungkan ini.Nah disini saya akan mengungkap semua tentang perasaan yang dirasakan oleh saya dan semua orang, mungkin perasaan saya tidak jauh berbeda dengan apa yang dirasakan kalian dalam hal percintaan. percintaan? ini yang membuat terjadinya semua perasaan, perasaan aneh yang terjadi pada kalangan anak anak , remaja dan juga orang dewasa. mungkin awal merasakan percintaan begitu amat bahagia yang membuat orang tidaklah memahami sebuah kata cinta yang sebenarnya, orang beranggapan cinta hanyala sebuah kata kata manis yang dilontarkan melalui mulut dan disampaikan kepada lawan jenisnya mereka belum tahu apa akibat dari menjalin sebuah hubungan, mereka belum memahami semuanya ketika mereka menjalin hubungan pasti banyak permasalahan yang harus dihadapi, apakah kalian sanggup?mungkin itu akan membuat perasaan kalian kacau berantakan karena hal cinta ini. saya akan berbagi cerita kepada kalian soal percintaan saya, hendakla kalian membaca meninggalkan jejak yaa😊😂👍
Todos los derechos reservados
#40
muslimahhijrah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • You're Here, But Not For Me
  • Problem's love ✔
  • Cempaka Terakhir ✔
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Sebatas Menjaga
  • Cahaya Dirimu
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Rinai

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido