DIA
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 24, 2018
Aku disini. Sendiri di tempat yang gelap. Tidak memiliki keberanian untuk mencari cahaya. Terdiam menunggu cahaya itu datang dengan sendirinya. Seketika cahaya itu datang. Membuat diri ini berani untuk mencari cahaya lain. Mencoba untuk membuang semua beban yang menumpuk di pundak. Aku melihat mu disana. Di ujung jalan yang sepi. Dengan membawa sebucket bunga mawar putih yang indah. Tapi apa daya, aku tidak memiliki keberanian untuk menggapaimu
All Rights Reserved
#181
ken
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cool Man
  • Illusion
  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • Teruntuk Pesawat Kertasku [✓]
  • H U R T
  • Ghostver
  • LUKA
  • SERENDIPITY [COMPLETED]
  • please stop it!! [Ending]
Cool Man

Pertemuan singkat nan-kasar antara si gadis keras kepala dengan pria besar kepala yang diperjuangkan benar oleh cinta.- Aku diciptakan sebagai insan yang suci. Gagah serta perkasa sangat diciptakan bagi ku. Tubuh sempurna bak pangeran tampan sudah melekat dalam tubuh ku. Harta bahkan berlian seakan menjadi mainan membosankan bagi ku. Senyum tipis lalu mata yang lentik sanggup mengundang perempuan datang dihadapan ku. Mudah dan gampangan itulah mereka. Segala penantang yang tak sabaran dapat ku selesaikan setelah menang. Bukan dengan berdiam diri kesibukan ku. Tidak dengan membentak aku hidup. Punya cara yang kamu tidak ketahui. Punya rahasia yang pantang ku beri. Tantangan mu adalah tantangan ku. Pintarnya aku, tidak sepintar mengendalikan rasa cinta. Sebuah rasa yang selalu membuatku tertawa renyah akan rasanya. Hingga meyakinkan ku bahwa kini cinta telah datang terlambat. Hidup ku pergi saat aku tahu cinta sudah pergi dari hidup ku. Bukan dengan ego aku menangis. Aku menangis karena ku tahu jika dia pergi saat aku tahu arti rasa manisnya cinta. Kembalilah sayang disini aku berteduh dingin menunggu kamu hadir disini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines