The Melting Snow

The Melting Snow

  • WpView
    Leituras 86
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, nov 26, 2018
WpInfo
Ficção
Romance
"Biarlah hanya salju dan deru angin yang dapat mengartikan bait-bait lagu yang diam dalam bahasa perasaan mereka". Seorang gadis yang menangis, bunga-bunga merah yang berhamburan di langit, dan sebatang pohon kamboja. Itulah mimpi yang sering menghampiri Rangga dalam tidur malamnya. Di kehidupan nyata, Rangga mulai dekat dengan seorang gadis Korea bernama Hwang Eun Bi yang memintanya membantu menyelesaikan penelitian skripsi. Rangga tak sadar bahwa kedekatan itu telah melecutkan cemburu di hati sahabat tomboinya, Raisa. Dan kisah mereka pun menjadi tiga titik yang membentuk sebuah segitiga. Ya, cinta segitiga itu semakin meruncing, membuat Raisa tersiksa dalam rindu dan cemburu. Serupa rumput kering di musim dingin. Sementara Rangga terus bertanya-tanya tentang gadis dalam mimpi badai bunga merahnya. Selamat membaca....
Todos os Direitos Reservados
#703
cintaremaja
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Winter
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • ABOUT US  (Completed)
  • Oh My Dream
  • Garis Renggang (Telah Terbit)
  • -REIGA-
  • Melangkah Tanpa Ragu
  • Menghitung Hujan (Markhyuck)
Winter

(Completed) "Ter, menurut lo kenapa ayam tuh dikasih nama ayam? Kenapa nggak sapi aja atau.. kudanil gitu?" "Kalau gue gorok leher lo sekarang, kira-kira lo mati apa nggak napas aja, Na?" Nareshwara itu tinggi ✅ Ganteng ✅ Suaranya bagus ✅ Jago gombalin cewek❌ Kalem banget❌ Nggak suka nyusahin Winter❌ "Kayaknya sih mati.. tapi ayam tuh ya-" Lelah lahir batin. Itulah yang selama belasan tahun Winter rasakan. Bersahabat dengan pemuda minim kewarasan yang selalu bertingkah 'semau gue' serta penganut prinsip 'terobos ajalah anying' ini bikin Winter sadar kalau resign jadi penduduk bumi bukanlah pilihan buruk. "Lo waras dikit bisa nggak, Na?" *** "Gue suka sama lo." "Hah?" "G-gitu, kan, bilangnya?" "Ah-ooh, iya ya, bisa gitu.. sih?" "Tadi itu pe..percobaan... ehehek," *** Sementara bagi Jeriko, menebas egonya yang setinggi langit dan hatinya yang sebeku daratan Antartika bukanlah perkara mudah. Namun, dihadapan seseorang yang berhasil memberikannya tempat ternyaman untuk 'pulang'. Dia bersedia memberikan apapun, sekalipun harus goresan luka yang jadi bayarannya. "Kalau gue mati.. lo juga harus mati, Darling. Seenggaknya kalau kita nggak bisa bersatu dibumi, kita bisa abadi di surga." "Mahluk kayak lo lebih pantas ada di kerak neraka sana!" "Lo mau abadi di neraka sama gue? Fine, gue nggak masalah mau dimana pun. Asal ada lo-nya." "DIH, SINTING!" "Love you more, Darling." *** 17+ ©Dandelions042

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo