Impossible Possibility

Impossible Possibility

  • WpView
    Reads 156,692
  • WpVote
    Votes 1,835
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing1h 40m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 13, 2023
Alderaya new version [on going] Rasa-rasanya, bumi akan runtuh dan dunia akan terguncang jika Dera dan Revan tidak adu mulut sehari saja. Hanya karena masalah sepele dihari pertama Dera masuk sekolah sebagai murid baru, keduanya bak kucing dan tikus yang selalu baku hantam di mana pun dan kapan pun. "Gue harap ini terakhir kalinya gue ketemu sama lo!" ucap Dera penuh dendam. Rasa bencinya terhadap cowok di depannya ini membumbung setinggi Gunung Semeru. "Sama." Revan menimpali dengan tak acuh. "Gue harap ini terakhir kalinya gue berurusan sama lo!" "Sama." "Gue harap ini terakhir kalinya lo bikin gue sial!" "Sama." Azz! Demi rambut Upin yang cuma sehelai, Dera menahan diri untuk tidak menjambak Revan detik ini juga. "Kok lo nyebelin, sih? Daritadi nyautnya gitu mulu." "Suka-suka gue," balas Revan tak peduli. "Dasar cowok sok, songong, nyebelin, seenaknya sendiri, pemaksa, ish! Benci banget gue sama lo!" maki Dera masih tak habis-habis dengan wajahnya yang merah padam karena terlalu kesal. "Kebetulan sama lagi. Gue juga benci banget sama lo." Dengan wajah sedatar papan tulis, Revan kembali melontarkan jawaban yang sama. Sontak Dera mendengkus keras-keras. Sial! Mimpi apa dirinya bisa bertemu dengan cowok menyebalkan yang menurutnya berasal dari Kutub Utara sana karena begitu dingin dan tak berperasaan. Sepertinya cewek itu melupakan fakta bahwa dirinya sempat terpesona dengan Revan di pertemuan pertama mereka. Banyak orang yang bilang kalau rasa benci perlahan-lahan akan berubah menjadi rasa cinta. Namun, akankah hal itu berlaku untuk mereka berdua dikala Dera sendiri sudah mempunyai seseorang yang dia sukai? ___________________ Happy reading! ^_^
All Rights Reserved
#312
fiksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUBAR JALAN
  • I'II Smile Even it is Hurts
  • Hak Milik Arissa Aura Sofea | Ongoing
  • Nyangga
  • Jangan Berpaling Dariku
  • TAKSUB (PBAKL 2019)
  • Sumpah Sang Mantan (Tamat)

Seminggu..setelah kau pergi..teman silih berganti menghibur..ku, ku dengar dirimu...tak sendiri lagi..iiii. Tuh kan kalian bacanya sambil nyanyi dengan suara khas vokalis kamar mandi (hahaha). oke oke gue nggak lagi nyindir kualitas vokal kalian kok, tapi gue mau ngasih tau aja kadang sebuah lirik bisa mewakili isi hati lho. Yap betul gue memang lagi mencoba untuk move dan on dari genangan masa lalu gue (eh kenangan maksudnya. Gue pernah hijrah ke luar daerah cuman untuk melupakan mantan tapi mau seberapa lama gue pindah tetap saja kenangan akan selalu terbawa karena yang gue lakuin cuman fokus pada cara untuk melupakanya tapi gue lupa untuk mengingat hal apa yang harus gue lupain itu. Di lain sisi gue yakin kok apapun yang terjadi dan gue alami pasti ada maksud dan hikmah yang bisa gue ambil. Heri sahabat sejati gue dari kecil membuat gue mempunyai pandangan lain dalam menyikapi trauma, hal yang sederhana sebenarnya untuk sembuh dari luka yaitu cukup dengan bersahabat dan memaafkan semuanya. Oh ya satu orang lagi yan gue anggep juga berperan dalam perubahan gue, dia adalah Tiara perempuan yang gue kenal di dalam kereta dan lama setelah itu nggak berjumpa malah mengenalkan gue pada sebuah teori kehidupan

More details
WpActionLinkContent Guidelines