Tentang Rasaku Padanya

Tentang Rasaku Padanya

  • WpView
    Reads 523
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 26, 2019
🌷dimohon baca dulu baru vote🌷 Kita saling cinta. Namun kita berbeda. Tapi tiap pertemuan adalah takdir Allah yang tak bisa kita hindari. -Hanum az Zahraa Aku mencintaimu, tapi tidak denganmu. Aku merindukanmu, namum kau terlalu acuh untuk menghiraukan itu. Aku yakin Allah takdirkan kau untukku, Adindaa -Fadli Husein
All Rights Reserved
#10
istiqamah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • Kekasih Halal [TERBIT]
  • Ainotameni ( END )
  • Drama Sepupu [END]
  • Menyapa Luka di Awal Kisah
  • Said Bismillah if you love me
  • Tertulis Dalam Doa
  • Assalamualaikum Calon Imam ✔
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]

⚠️ follow sebelum baca⚠️ ⚠️No plagiat⚠️ Apakah ada seorang pria yang rela menunggu kepergian istrinya selama dua bulan, tanpa tahu pasti di mana keberadaannya, tanpa henti mencarinya meski hanya bayangnya yang tersisa? Tentu saja ada... Dia adalah Aidan Zayn Alfarizi seorang pemuda laki-laki yang tidak hanya mencintai dengan hati, tapi juga dengan ketulusan yang berlandaskan iman. Cintanya bukan cinta biasa. Ia mencintai dalam diam, dalam sabar, dan dalam doa yang tak pernah putus. "Cinta saya kepadanya, tak ada yang tahu seberapa dalam dan besarnya, kecuali lillahi ta'ala." ~Aidan Zayn Alfarizi~ ♡♡ "Itu adalah bukti dari saya. Al-Qur'an itu adalah Al-Qur'an yang pernah menemani perjuangan saya dalam menghafalnya. Saya memberikannya kepadamu sebagai bukti bahwa saya mencintaimu karena Allah. Saya ingin Al-Qur'an ini tidak hanya membawa keberkahan untuk diri saya sendiri, tetapi juga untuk wanita yang kucintai. Dan sekarang, giliranmu, gunakanlah Al-Qur'an itu untuk menemanimu dalam perjuangan menghafalnya." Kata-kata itu tak sekadar janji. Tapi juga adalah bukti bahwa cinta sejati yang membawa menuju kebaikan, bukan sekadar romansa kosong. Namun takdir berkata lain. Cinta mereka diuji. Layla Zahra Al-Farah, wanita yang dicintai Aidan, sekaligus istrinya, menghilang. Selama dua bulan, Aidan terus mencarinya. Ia tak pernah berhenti berharap, meski yang lain menyuruhnya menyerah. Akan tetapi Ia percaya, cinta yang ditanam karena Allah tak akan tumbuh sia-sia. Apakah takdir akan mempertemukan mereka kembali? Ataukah mereka harus merelakan cinta itu terkubur oleh waktu? 📖 Yuk, ikuti kisah Aidan dan Layla. Kisah tentang rindu yang tak terucap, kehilangan, dan cinta yang menuntun menuju Allah. 💗 Jangan lupa vote dan komen ya! Dukungan kalian sangat berarti untuk kelanjutan cerita ini. Jangan jadi pembaca gelap, karena satu dukungan kecil dari kalian bisa menjadi cahaya bes

More details
WpActionLinkContent Guidelines