Halaqoh Cinta

Halaqoh Cinta

  • WpView
    LECTURAS 40,826
  • WpVote
    Votos 1,783
  • WpPart
    Partes 20
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, may 8, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Aisyah seorang yatim piatu bersahabat dengan Fatimah Sidiq. Hingga suatu hari Ibunda Fatimah meninggal dan berpesan kepada Fatimah untuk mencari ayah kandungnya, Yusuf Sidiq. Aisyah dengan setia mendampingi Fatimah dalam mencari ayahnya. Hingga akhirnya mereka menemukan apa yang dicarinya. Namun karena insiden kecelakaan justru Aisyah lah yang diakui oleh Yusuf menjadi putrinya. Sementara itu Husein Sidiq kakak Fatimah justru mencintai Aisyah. Dan Ali Akbar, pemuda yang dijodohkan dengan Aisyah justru mencintai Fatimah. Akankah Aisyah mampu mengembalikan ayah Fatimah kepada Fatimah? Akankah rasa mereka bersatu dalam Halaqoh cinta, tempat hati bertemu.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cinta Dalam Do'a {SELESAI}
  • Diantara Dua Pilihan (END)
  • Degup ✔️
  • Muallaq (End)
  • Kamulah Takdirku (END)
  • GUS DUDA IS MY HUSBAND (END)
  • Aisyah
  • Al Fahri
  • Aisyah Aqilah || TERBIT
  • CINTA TAK HARUS MEMILIKI

(Belum Revisi) Sebagian part dihapus, karena sudah ending. "Barang siapa memberi karena ALLAH, menolak karena ALLAH, mencintai karena ALLAH, membenci karena ALLAH, dan menikah karena ALLAH, maka sempurnalah imannya." (HR. Abu Dawud) "Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, maka hilanglah pula cintaku padamu." {Imam Nawawi} Kembali di pertemukan dengan Alif, membuat Fatimah sangat bersyukur. Alif adalah lelaki yang ia cintai dalam diam sejak dulu. Namun, cinta dalam diam Fatimah selama bertahun-tahun kepada Alif harus hancur seketika, saat Fatimah melihat Alif mengucapkan kata 'khitbah' kepada adiknya, Aisyah, yang di vonis sakit leukimia. "Saya ingin meng-Khitbah anak Ibu." Satu kalimat yang membuat sekujur tubuh Fatimah membeku. Fatimah harus siap melupakan Alif. Bagaimanapun juga, Alif bukanlah lelaki yang di takdirkan untuk menjadi imamnya. Di saat yang sama, orang yang ada di masa lalu kembali hadir di dalam kehidupan Fatimah. Muhammad Habib Al-Ali Ibrahim, sahabat waktu kecil yang Fatimah rindukan. Ali yang mencintai Fatimah sejak mereka kecil harus menerima sebuah kenyataan, bahwa orang yang dia cintai mencintai orang lain. Sesakit inikah menyimpan rasa sendirian? Terkadang takdir menyakiti kita, dan membuat kita seakan tidak berdaya. Tetapi percayalah, pelangi akan datang setelah turunnya hujan. "Saat aku menyebut namamu dalam do'aku, memohon agar kelak Allah mempersatukan kita. Namun, jika suatu saat Allah tidak mempersatukan kita, aku harus berusaha ikhlas. Mungkin kita hanya ditakdirkan untuk bertemu, namun tidak untuk bersatu. Sebab, tidak hanya aku yang menyebut namamu dalam do'a, ikhlas adalah cara terbaik mencintai karena Allah." -Fatimah Az-Zahra- -Utamakan Sholat Dan Membaca Al-Qur'an Dalam Segala Hal- ⛔Di Larang copy paste⛔ Allah Maha Melihat. Rabu, 28-Maret-2018 // 10 Rajab.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido